Summarize the post with AI

Ia menegaskan sumber impor BBM Indonesia tidak berasal dari Timur Tengah, Afrika, maupun Amerika, melainkan terfokus dari negara-negara di Asia. Pernyataan ini sekaligus meluruskan spekulasi mengenai potensi masuknya BBM Rusia ke pasar domestik.

Selain minyak mentah, pemerintah juga tengah menjajaki kerja sama pengadaan liquefied petroleum gas (LPG) dengan Rusia. Prosesnya masih berada pada tahap finalisasi, dengan harapan dapat segera mencapai kesepakatan dalam waktu dekat.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan tim teknis Indonesia saat ini masih berada di Rusia untuk merumuskan skema kerja sama, termasuk mekanisme pengadaan minyak mentah, BBM, dan LPG. Ia menegaskan pembahasan belum menyentuh angka volume impor, tetapi diarahkan untuk kerja sama jangka panjang.

Dari pihak Rusia, Menteri Energi Sergey Tsivilyov menyatakan negaranya telah menerima permintaan Indonesia untuk pasokan minyak. Menurut dia, kedua negara tengah membahas kemungkinan kontrak jangka panjang dengan skema harga yang saling menguntungkan.



Follow Widget