Summarize the post with AI
Andi juga mengungkapkan bahwa perubahan tak hanya datang dalam bentuk infrastruktur. Layanan administrasi kependudukan yang sebelumnya mengharuskan warga menyeberang ke daratan kini bisa diurus langsung di kelurahan masing-masing. KTP, kartu keluarga, hingga akta kelahiran — semua dapat diproses tanpa harus menempuh perjalanan laut yang melelahkan dan berbiaya.
“Kalau dulu masyarakat harus ke kantor camat atau ke Dukcapil untuk mengurus KTP, KK, atau akta kelahiran, sekarang sudah bisa dilakukan langsung di masing-masing kelurahan. Ini tentu sangat memudahkan,” jelasnya.
Pemerintah Kota Makassar juga sebelumnya telah menaikkan insentif bagi tenaga kesehatan dan guru yang bertugas di kepulauan, melebihi besaran yang diterima rekan-rekan mereka di daratan — sebuah pengakuan atas beban kerja dan keterbatasan geografis yang selama ini mereka tanggung.
Namun visi Munafri untuk kepulauan tampaknya belum berhenti di situ. Dalam pertemuan dengan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Perhubungan Suharto, Jumat malam (17/4), Wali Kota mengungkapkan rencana pengoperasian Pete-pete Laut — angkutan umum antarpulau — yang dijadwalkan meluncur pada Mei atau Juni 2026. Rute yang direncanakan menghubungkan beberapa pulau termasuk Barrang Lompo hingga Lanjukang.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.