Summarize the post with AI
Pilihan teknologi tenaga surya bukan kebetulan. Keterbatasan jaringan listrik konvensional di pulau-pulau itu menjadikan panel surya sebagai solusi paling realistis sekaligus berkelanjutan. Selain efisiensi energi, lampu-lampu itu kini memperpanjang jam aktivitas warga di malam hari — dari nelayan yang mempersiapkan perahu hingga anak-anak yang belajar di teras rumah.
“Selain ramah lingkungan, lampu solar cell ini juga efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat akan penerangan jalan yang memadai, khususnya pada malam hari,” jelas Rheza. Ia menambahkan, program serupa akan diperluas ke titik-titik strategis lain yang masih kekurangan penerangan.
Camat Kepulauan Sangkarrang, Andi Asdhar, menyambut realisasi itu dengan rasa syukur yang tak disembunyikan. Baginya, lampu-lampu itu bukan sekadar fasilitas fisik — melainkan simbol bahwa warga kepulauan tidak lagi dipandang sebelah mata dalam agenda pembangunan kota.
“Yang pasti, ini adalah bukti nyata perhatian pemerintah kota terhadap masyarakat di wilayah kepulauan. Program ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kami,” tuturnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.