Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Lawatan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Republik Korea dinilai membawa hasil yang melampaui ekspektasi. Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa serangkaian kunjungan tersebut tidak hanya berjalan produktif, tetapi juga berhasil mendongkrak kepercayaan investor global terhadap prospek ekonomi Indonesia.

Pernyataan itu disampaikan Rosan di sela forum “Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth” yang digelar di Seoul pada Rabu, 1 April 2026. Ia menyebut keterlibatan langsung Presiden Prabowo dalam berdialog dengan para pelaku usaha menjadi pembeda yang signifikan. Para investor diberi ruang untuk menyampaikan masukan, hambatan operasional, hingga harapan mereka secara langsung kepada kepala negara — dan Presiden Prabowo, menurut Rosan, merespons setiap masukan itu dengan terbuka dan antusias.

Selama rangkaian kunjungan berlangsung, pemerintah Indonesia menggelar sejumlah pertemuan strategis dengan pemain industri kelas dunia. Di Tokyo, forum bisnis dihadiri lebih dari 300 pengusaha Jepang, dilengkapi dengan pertemuan eksklusif bersama 12 perusahaan besar. Sementara di Seoul, pemerintah melakukan pembahasan mendalam dengan 11 korporasi besar Korea yang memiliki minat investasi di Indonesia.

BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Di tengah gejolak geopolitik yang mewarnai ekonomi global, tren investasi dari kedua negara itu justru menunjukkan arah yang menggembirakan. Rosan mencatat, investasi Korea ke Indonesia rata-rata tumbuh sekitar 14 persen per tahun, sedangkan investasi Jepang meningkat di kisaran 8 hingga 9 persen per tahun — sebuah sinyal kuat bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang diandalkan di tengah ketidakpastian global.

Kehadiran Danantara sebagai sovereign wealth fund Indonesia turut menjadi katalis penting. Lembaga tersebut dinilai memperkuat posisi tawar Indonesia dalam menggalang skema co-investment dengan mitra asing. Saat ini, pemerintah tengah menindaklanjuti rencana investasi bersama dengan Lotte Chemical dan POSCO, dua raksasa industri Korea, dengan nilai gabungan yang diproyeksikan menyentuh angka 6 miliar dolar Amerika Serikat.

Tak hanya perusahaan baru yang melirik Indonesia. Sejumlah investor yang telah lebih dulu beroperasi di Tanah Air, seperti KCC Glass dan POSCO, menyatakan kesiapan mereka untuk melanjutkan ekspansi ke fase berikutnya. Menurut Rosan, sinyal perluasan investasi ini bukan sekadar formalitas — melainkan cerminan kepercayaan jangka panjang terhadap stabilitas politik dan ekonomi Indonesia yang terus terjaga.

Rosan menekankan bahwa stabilitas tersebut merupakan fondasi utama yang diakui para investor sebagai pertimbangan dalam membuat komitmen jangka panjang. Pemerintah pun berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh kesepakatan yang telah dicapai agar segera terwujud dan memberikan dampak nyata bagi perekonomian nasional.

Rangkaian diplomasi ekonomi ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai destinasi investasi strategis di kawasan Asia-Pasifik, sekaligus menegaskan efektivitas pendekatan langsung Presiden Prabowo dalam membangun kepercayaan investor kelas dunia.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________