BANDA ACEH, PUNGGAWANEWS – Tiga puluh dua Pramuka Penggalang terbaik Kota Banda Aceh resmi memasuki tahap pemusatan latihan menjelang keberangkatan mereka ke Jambore Nasional XII 2026. Ajang bergengsi tingkat nasional itu akan berlangsung di Bumi Perkemahan Pramuka Taman Rekreasi (Buperta) Cibubur, Jakarta, pada 13 hingga 21 Agustus 2026.
Pemusatan latihan dibuka langsung oleh Ketua Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Banda Aceh yang juga menjabat Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Ia menegaskan bahwa keikutsertaan kontingen ini bukan sekadar ajang berlomba, melainkan bagian dari investasi jangka panjang dalam pembentukan karakter generasi muda Kota Banda Aceh.
“Kesuksesan sebuah kota tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau tingginya pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kualitas manusianya,” kata Afdhal di hadapan para peserta latihan. Baginya, Gerakan Pramuka adalah wahana paling efektif dalam menyiapkan generasi penerus yang berkarakter dan berdaya saing.
Ketiga puluh dua peserta yang terpilih merupakan hasil seleksi ketat yang dilakukan oleh Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Banda Aceh. Mereka bukan sekadar dipilih karena prestasi akademik, tetapi juga atas dasar kemampuan kepramukaan, kepemimpinan, dan kesiapan mental menghadapi tantangan kegiatan berskala nasional.
Para peserta dibagi ke dalam empat regu, masing-masing beranggotakan delapan orang. Mereka tidak berangkat sendiri — setiap regu akan didampingi oleh pembina berpengalaman, ditambah empat unsur pengurus dari Kwartir Cabang yang bertugas memastikan kelancaran dan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Afdhal menyampaikan bahwa kualitas generasi muda hari ini akan sangat menentukan wajah Banda Aceh di masa yang akan datang. Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi yang erat antara keluarga, sekolah, pemerintah, dan Gerakan Pramuka dalam memperkuat pembinaan karakter sejak dini.
“Pembangunan Banda Aceh kita mulai dari manusia,” tegasnya. Menurutnya, anggota Pramuka idealnya mampu menjadi teladan di sekolah, di lingkungan keluarga, bahkan di tingkat gampong atau desa, sembari turut menggerakkan aksi-aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Pemerintah Kota Banda Aceh secara nyata mewujudkan komitmen tersebut dengan mengalokasikan sumber daya dan perhatian penuh pada proses persiapan kontingen. Pemusatan latihan dirancang untuk memastikan para peserta benar-benar siap, baik secara fisik maupun mental, sebelum tiba di panggung nasional.
Jambore Nasional XII 2026 sendiri merupakan perhelatan akbar Gerakan Pramuka yang diikuti ribuan peserta dari seluruh penjuru Indonesia. Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan, pertukaran budaya, dan ajang pembuktian kemampuan antar kontingen dari berbagai daerah. Bagi peserta dari Banda Aceh, ini adalah kesempatan emas untuk membawa nama kota mereka ke tingkat nasional.
Kontingen Banda Aceh diharapkan tidak hanya tampil dalam hal keterampilan teknis kepramukaan, tetapi juga memancarkan nilai-nilai Islam yang menjadi identitas kuat masyarakat Aceh — kedisiplinan, kejujuran, dan semangat gotong royong yang telah lama menjadi bagian dari budaya setempat.
Afdhal juga mengingatkan para peserta bahwa mereka membawa tanggung jawab lebih dari sekadar kompetisi. Mereka adalah duta Kota Banda Aceh, dan perilaku serta sikap mereka selama Jamnas akan mencerminkan karakter kota yang mereka wakili.
Pemusatan latihan ini menjadi penanda bahwa persiapan kontingen Banda Aceh untuk Jamnas XII 2026 berjalan serius dan terstruktur. Dengan dukungan penuh dari pemerintah kota dan pengawasan langsung dari Kwarcab, harapan untuk pulang membawa kebanggaan terasa semakin nyata.
Kini, tinggal menghitung hari. Empat regu, tiga puluh dua pramuka, satu tujuan — membawa nama Banda Aceh bersinar di Cibubur.
FAQ
Apa itu Jambore Nasional XII 2026 dan kapan dilaksanakan?
Jambore Nasional XII 2026 adalah perhelatan kepramukaan nasional yang berlangsung pada 13–21 Agustus 2026 di Bumi Perkemahan Pramuka Taman Rekreasi (Buperta) Cibubur, Jakarta, diikuti oleh kontingen dari seluruh provinsi di Indonesia.
Berapa jumlah peserta yang dikirim Kota Banda Aceh ke Jamnas XII 2026?
Kota Banda Aceh mengirimkan 32 Pramuka Penggalang terbaik hasil seleksi Kwartir Cabang, yang dibagi ke dalam empat regu beranggotakan delapan orang, didampingi empat pembina dan empat unsur Kwarcab.
Mengapa Pramuka dianggap penting bagi pembangunan Kota Banda Aceh?
Menurut Wakil Wali Kota Banda Aceh, Afdhal Khalilullah, Pramuka adalah investasi terbaik dalam membangun karakter generasi muda, karena kualitas sumber daya manusia dinilai sebagai fondasi utama kemajuan sebuah kota.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.