Direktur Jenderal Pengelolaan Hutan Lestari, Laksmi Wijayanti, yang turut hadir mendampingi Menteri dalam forum tersebut, memberikan konteks yang lebih luas tentang arti strategis kehadiran Indonesia di New York.

Menurut Laksmi, Indonesia secara konsisten menempatkan diri di barisan terdepan dalam mendorong solusi perubahan iklim berbasis alam. Posisi ini bukan klaim sepihak, melainkan pengakuan yang lahir dari fakta bahwa Indonesia adalah salah satu negara pemilik hutan tropis terbesar di dunia, bersanding dengan Brasil dan Republik Demokratik Kongo.

Hutan tropis Indonesia menyimpan keanekaragaman hayati yang tak tertandingi, sekaligus berperan sebagai penyerap karbon yang krusial bagi keseimbangan iklim bumi. Maka setiap kebijakan kehutanan yang diambil Jakarta tidak hanya berdampak domestik, tetapi bergema hingga ke tataran global.

UNFF21 sendiri merupakan forum tingkat tinggi yang mempertemukan para pemangku kepentingan kehutanan dari seluruh dunia di bawah naungan PBB. Sidang ini menjadi arena penting untuk memperkuat kerja sama politik global, mendorong pertukaran pengalaman antarnegara, dan membangun kolaborasi lintas batas dalam menghadapi tantangan perubahan iklim serta degradasi lingkungan yang semakin mengkhawatirkan.