Summarize the post with AI

SINJAI, PUNGGAWANEWS – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, menggelar inspeksi mendadak ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Sinjai Bersatu pada Kamis, 16 April 2026. Berbeda dari kunjungan seremonial pada umumnya, sidak ini dirancang bukan untuk mendengar paparan laporan, melainkan untuk menagih bukti nyata perbaikan layanan air bersih kepada masyarakat.

Ratnawati membuka agenda dengan menggelar pertemuan langsung bersama seluruh jajaran PDAM. Ia menegaskan bahwa air bersih bukan sekadar komoditas, melainkan kebutuhan mendasar yang pemenuhannya tidak boleh ditunda. Dalam forum itu, ia mendorong perubahan budaya kerja yang lebih responsif dan terukur, bukan sekadar patuh pada rutinitas administrasi.

Menurut Ratnawati, masalah terbesar yang dihadapi PDAM saat ini bukan semata soal ketersediaan sumber air, melainkan lambannya respons terhadap keluhan pelanggan di lapangan. Ia mengingatkan bahwa kepercayaan publik dibangun dari kecepatan bertindak, bukan dari laporan yang tertata rapi di atas meja.

“Pelayanan harus benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jangan hanya baik di atas kertas, tapi lambat di lapangan,” tegasnya di hadapan jajaran PDAM.

Bupati perempuan pertama Sinjai itu juga menyoroti sejumlah persoalan teknis yang dinilainya kerap dianggap sepele, namun berdampak besar bagi warga. Kebocoran jaringan pipa dan gangguan distribusi di sejumlah wilayah disebut sebagai masalah yang tidak boleh dibiarkan mengendap tanpa penyelesaian yang jelas. Ia meminta persoalan tersebut ditangani secara sistematis dengan tenggat waktu yang terukur.

Transparansi dan kecepatan pelayanan menjadi dua indikator utama yang digarisbawahi Ratnawati sebagai tolok ukur profesionalisme PDAM ke depan. Ia mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi, masyarakat semakin kritis dan tidak akan mudah puas dengan janji perbaikan tanpa hasil yang bisa dirasakan langsung.

Direktur PDAM Tirta Sinjai Bersatu, Nasrullah Mustamin, menyambut arahan Bupati dengan menyatakan komitmen untuk segera melakukan pembenahan dari dalam. Evaluasi menyeluruh akan difokuskan pada penguatan sistem distribusi dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Kami akan memperketat pengawasan di lapangan dan memastikan setiap keluhan bisa ditangani jauh lebih cepat dari sebelumnya,” ujar Nasrullah.

Usai sesi pertemuan, Ratnawati tidak langsung beranjak pulang. Ia turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik infrastruktur strategis, mulai dari kondisi jaringan pipa utama hingga fasilitas pendukung operasional PDAM. Pemeriksaan turut menyasar akurasi meteran air milik pelanggan serta potensi titik-titik kebocoran yang selama ini luput dari pengawasan rutin.

Langkah tersebut dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Bupati Sinjai tidak akan cukup puas dengan komitmen verbal. Peninjauan langsung ke infrastruktur menjadi cara Ratnawati memastikan bahwa distribusi air berjalan efisien, merata, dan tidak merugikan satu pun warganya.



Follow Widget