Summarize the post with AI

Bupati perempuan pertama Sinjai itu juga menyoroti sejumlah persoalan teknis yang dinilainya kerap dianggap sepele, namun berdampak besar bagi warga. Kebocoran jaringan pipa dan gangguan distribusi di sejumlah wilayah disebut sebagai masalah yang tidak boleh dibiarkan mengendap tanpa penyelesaian yang jelas. Ia meminta persoalan tersebut ditangani secara sistematis dengan tenggat waktu yang terukur.

Transparansi dan kecepatan pelayanan menjadi dua indikator utama yang digarisbawahi Ratnawati sebagai tolok ukur profesionalisme PDAM ke depan. Ia mengingatkan bahwa di era keterbukaan informasi, masyarakat semakin kritis dan tidak akan mudah puas dengan janji perbaikan tanpa hasil yang bisa dirasakan langsung.

Direktur PDAM Tirta Sinjai Bersatu, Nasrullah Mustamin, menyambut arahan Bupati dengan menyatakan komitmen untuk segera melakukan pembenahan dari dalam. Evaluasi menyeluruh akan difokuskan pada penguatan sistem distribusi dan peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan.

“Kami akan memperketat pengawasan di lapangan dan memastikan setiap keluhan bisa ditangani jauh lebih cepat dari sebelumnya,” ujar Nasrullah.



Follow Widget