Menurutnya, pembelajaran melalui praktik dan simulasi dapat membantu anak memahami konsep ibadah dengan lebih mudah sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan.

“Melalui kegiatan ini, anak-anak belajar mengenal rukun Islam kelima, yaitu ibadah haji bagi yang mampu. Kami ingin memperkenalkan nilai-nilai agama dengan cara yang mudah dipahami dan menyenangkan bagi anak usia dini,” ujarnya.

Ia menambahkan, peserta didik juga diperkenalkan dengan beberapa tahapan pelaksanaan ibadah haji, termasuk proses pengambilan miqat sebelum menuju Mekkah, yang disampaikan melalui simbol dan praktik sederhana.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Sinjai, Rini A. Jefrianto bersama jajaran pengurus DWP.



Follow Widget