Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan seluruh jajaran pemerintahan untuk melakukan langkah-langkah penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) sebagai antisipasi terhadap lonjakan harga minyak dunia. Arahan ini disampaikan dalam Sidang Pleno Kabinet menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah pada Kamis (13/3/2026).
“Mengenai persoalan BBM, sebenarnya kami sudah punya rencana dan akan kami percepat. Namun tentu saja kami juga harus mengambil langkah-langkah proaktif sekarang, artinya kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM,” tegas Prabowo dalam sidang yang dihadiri seluruh menteri dan kepala lembaga.
Rujuk Langkah Pakistan, Pemerintah Kaji Berbagai Opsi Penghematan
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mengkaji berbagai langkah penghematan yang telah diterapkan negara lain, termasuk Pakistan yang mengambil langkah-langkah drastis dalam menghadapi krisis energi.
“Pakistan menganggap situasi ini sebagai critical measures, seperti kondisi kita saat menghadapi COVID-19 dulu,” jelas Prabowo sambil memaparkan sejumlah kebijakan yang diterapkan negara tersebut.
Beberapa langkah yang menjadi rujukan pemerintah Indonesia antara lain:
1. Penerapan Work From Home (WFH) 50% Pakistan menerapkan WFH bagi semua kantor pemerintah dan swasta sebesar 50% untuk mengurangi konsumsi BBM dari mobilitas pekerja.
2. Pengurangan Hari Kerja Hari kerja dipangkas menjadi hanya 4 hari dalam seminggu untuk menekan penggunaan bahan bakar.
3. Pemotongan Gaji Pejabat Tinggi Gaji anggota kabinet dan anggota parlemen dipotong, dengan dana hasil pemotongan dialokasikan untuk membantu kelompok masyarakat paling rentan.
4. Pembatasan Penggunaan Kendaraan Dinas Pemerintah Pakistan memangkas seluruh ketersediaan BBM untuk kementerian dan mewajibkan 60% kendaraan pemerintah tidak digunakan setiap saat.
5. Moratorium Pengadaan Barang Seluruh pembelian AC, kendaraan, dan mebel untuk institusi pemerintah dihentikan untuk waktu yang tidak ditentukan.
6. Penghentian Perjalanan Dinas Luar Negeri Semua perjalanan dinas ke luar negeri ditiadakan, dan penggunaan dana pemerintah untuk acara-acara pesta dilarang.
7. Pembelajaran Daring Semua institusi pendidikan tinggi beralih ke sistem pembelajaran online, sementara sekolah diliburkan selama 2 minggu menjelang hari raya.
“Ini hanya contoh. Saya pikir kita bisa meninjau masalah ini. Saya yakin dalam 2-3 tahun kita akan sangat kuat, tapi kita tetap harus berhemat dalam konsumsi,” ujar Prabowo.
Targetkan APBN Berimbang, Pemerintah Fokus Tutup Kebocoran
Presiden menegaskan bahwa upaya penghematan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menjaga defisit APBN agar tidak meningkat, bahkan menargetkan anggaran berimbang.
“Target kami adalah APBN harus balanced budget. Itu yang paling ideal dan saya pikir kita bisa lakukan,” tegasnya.
Prabowo juga kembali menyinggung persoalan kebocoran anggaran yang dinilai masih signifikan. “Kita masih menghadapi masalah kebocoran, inefisiensi, under invoicing, under counting, manipulasi administratif dan sebagainya. Kebocoran ini besar,” ungkapnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah telah mengambil langkah sinkronisasi seluruh Kementerian/Lembaga (KL) ke dalam satu jaringan melalui sistem GAFTEK (Government Asset and Finance Technology).
“GAFTEK diperkirakan mampu mengurangi kebocoran hingga 40% dari pengeluaran kita. Saya minta hal ini didiskusikan oleh para Menteri Koordinator dalam beberapa hari ke depan,” instruksi Prabowo.
Pengalaman COVID-19 Jadi Modal Efisiensi
Presiden menilai pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 telah membuktikan bahwa pemerintah dan masyarakat Indonesia mampu bekerja lebih efisien melalui sistem work from home.
“Kita sudah berhasil mengatasi COVID dan sudah bisa work from home dengan jauh lebih efisien. Ini artinya kita menghemat BBM dalam jumlah sangat besar, misalnya berapa banyak ASN dan pejabat yang tidak perlu ke kantor untuk mengurangi kemacetan dan melakukan penghematan massif,” jelasnya.
Prabowo meminta jajarannya mempertimbangkan pengurangan hari kerja dan langkah-langkah penghematan lainnya sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi skenario terburuk.
Waspadai Perang Berkepanjangan di Timur Tengah
Meski menegaskan kondisi Indonesia saat ini aman dan tidak perlu panik, Presiden mengingatkan perlunya kewaspadaan terhadap perkembangan situasi geopolitik global, khususnya konflik di Timur Tengah.
“Kita berharap skenario terburuk tidak terjadi di Timur Tengah. Tapi banyak prediksi juga mengatakan ini bisa menjadi perang yang sangat panjang,” ujarnya.
“Meskipun kita merasa aman, kita tidak boleh panik, tapi juga tidak boleh terlalu lengah. Kita harus mempersiapkan diri untuk komponen terburuk,” tambah Prabowo.
Pesan Moderasi Jelang Lebaran: Ekonomi Tetap Harus Berjalan
Menjelang Hari Raya Idul Fitri, Presiden juga memberikan arahan kepada seluruh jajaran pemerintahan untuk memberikan contoh moderasi dalam perayaan.
“Kita harus memberi contoh dalam open house atau apa pun, jangan terlalu boros. Saudara-saudara kita di daerah bencana juga perlu kita perhatikan,” ujarnya.
Namun demikian, Prabowo menekankan bahwa pemerintah tidak akan menutup total seluruh acara perayaan karena pertimbangan ekonomi rakyat.
“Kita juga tidak boleh melakukannya secara total, dalam artian menutup semua acara, karena kalau tidak, ekonomi kita tidak akan berjalan. Warung-warung, katering dan sebagainya, ekonomi kita harus tetap berjalan,” jelasnya.
Ekonomi Indonesia Dinilai Kuat, Prabowo: Hati-Hati Provokasi
Presiden menegaskan bahwa kondisi ekonomi Indonesia saat ini kuat, berdasarkan laporan dari Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Menteri Keuangan.
“Mereka yang memberikan penilaian seolah-olah ekonomi kita kacau balau, menurut saya mereka punya agenda sendiri. Mungkin mereka bekerja untuk orang-orang yang bukan Indonesia,” sindir Prabowo.
Ia mengajak masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyikapi berbagai informasi dan tidak mudah terprovokasi.
“Rakyat kita sudah pintar, hati-hati diprovokasi. Yang paling harus kita waspadai adalah anak-anak yang tidak bersalah, yang tidak mengerti apa-apa, dihasut untuk melakukan hal-hal negatif,” pesannya.
Tutup Sidang dengan Apresiasi dan Seruan Persatuan
Dalam penutupan Sidang Pleno Kabinet, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pemerintahan atas kerja keras yang telah dilakukan.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua elemen. Kita sudah membuktikan tidak hanya kepada rakyat kita, tapi kepada dunia bahwa pemerintah kita bekerja sangat cepat, sangat efisien,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan pentingnya kejujuran pemerintah kepada rakyat dan keberanian menghadapi kenyataan.
“Kita tidak mau berbohong kepada rakyat dan tidak mau berbohong kepada diri sendiri. Kita harus berani menghadapi realita, berani melihat kekurangan kita, kemudian berani mengatasinya,” tegasnya.
Presiden menutup sidang dengan menegaskan bahwa loyalitas kepada bangsa harus di atas segala-galanya.
“Kita tidak boleh lagi memikirkan kepentingan golongan, kepentingan kelas, kepentingan suku, bahkan kepentingan partai masing-masing. Loyalitas kepada bangsa adalah di atas segala loyalitas,” pungkas Prabowo mengakhiri Sidang Pleno Kabinet jelang Idul Fitri 1447 Hijriah.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.