BANDUNG, PUNGGAWANEWS – Puluhan pedagang kaki lima yang selama tiga dekade lebih menguasai trotoar di kawasan Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, akhirnya harus angkat kaki. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi—yang akrab disapa KDM—turun langsung memimpin penertiban, menyusuri lapak demi lapak sambil berbincang dengan para pedagang yang sebagian besar merupakan perantau dari Garut.

Pemandangan yang ada bukan sekadar sesak pedagang. Di balik deretan lapak sepatu dan jasa sol, sampah menumpuk di sudut-sudut trotoar. Kondisi ini berlangsung sejak awal 1990-an—dibiarkan berganti rezim, berganti pejabat, namun tak kunjung dibenahi.

“Ini merupakan jantung kota yang menjadi akses jalan setiap hari ke Hasan Sadikin, ke pusat perbelanjaan ternama, ke kantor gubernur,” ujar Dedi saat berada di lokasi. Ia mengaku sudah berkali-kali meminta jajarannya bergerak, tetapi tak ada langkah nyata yang diambil.

Kawasan itu seharusnya menjadi wajah Bandung. Kenyataannya, ia justru menjadi cermin pembiaran bertahun-tahun.