JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Ribuan jamaah haji Indonesia akan menghadapi tantangan nyata di Masjidil Haram musim haji 2026 tersesat di tengah lautan manusia dari seluruh penjuru dunia. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi (PPIH) mengambil langkah antisipatif dengan menyiagakan petugas dan pos khusus di titik-titik rawan di sekitar Masjidil Haram, demi memastikan setiap jamaah Indonesia yang terpisah dari rombongan bisa segera mendapat pertolongan.
Kompleksitas jalur di kawasan Masjidil Haram bukan sekadar tantangan fisik. Ratusan percabangan, pintu masuk yang serupa, dan kepadatan jamaah dari berbagai negara menjadi kombinasi sempurna yang kerap membuat jamaah kehilangan orientasi, bahkan bagi mereka yang sudah pernah menunaikan ibadah haji sekalipun.
Dikutip dari ANTARA, PPIH menempatkan sembilan pos siaga utama yang tersebar strategis di sekeliling kawasan Masjidil Haram. Pos-pos ini berdiri di titik-titik yang selama ini tercatat paling sering menjadi lokasi jamaah tersesat atau terpisah dari kelompoknya.
Pos pertama ditempatkan di Terminal Syib Amir, salah satu pintu masuk utama yang kerap dipadati jamaah. Tak jauh dari sana, sebuah pos bayangan juga disiagakan di pertigaan Terminal Bab Ali–Syib Amir, area yang dikenal sebagai persimpangan rawan kebingungan. Sementara itu, Pintu Keluar Marwah, Area Sa’i, dan Area Tawaf masing-masing mendapat satu pos siaga tersendiri mengingat tingginya intensitas pergerakan jamaah di lokasi-lokasi tersebut.



















1 Komentar