Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, BANDUNG — Suasana haru menyelimuti peringatan Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh masyarakat atas berbagai kekurangan kinerja pemerintah daerah selama satu tahun terakhir.
Dalam sambutannya, ia mengajak masyarakat melakukan refleksi diri, seraya mengakui masih banyak persoalan yang belum tertangani secara optimal. Mulai dari infrastruktur jalan rusak, irigasi yang belum memadai, akses pendidikan yang belum merata, hingga layanan kesehatan yang belum sepenuhnya menjangkau seluruh warga.
“Kami mohon maaf apabila masih ada masyarakat yang kesulitan berobat, anak-anak yang belum mendapatkan pendidikan layak, hingga warga yang terdampak kondisi ekonomi,” ujarnya dengan suara bergetar.
Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab penuh dalam mengelola anggaran secara adil dan berpihak pada rakyat. Menurutnya, berbagai pungutan yang diterima negara, termasuk pajak, harus sepenuhnya dikembalikan dalam bentuk pelayanan publik yang optimal.
Gubernur juga menyoroti pentingnya efisiensi anggaran dan realokasi belanja agar lebih fokus pada kebutuhan dasar masyarakat, seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ia bahkan mengibaratkan peran pemerintah sebagai “amil” yang harus memastikan distribusi kesejahteraan tepat sasaran.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.