PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Konsep ekonomi biru semakin diposisikan sebagai salah satu strategi utama dalam mendorong transformasi ekonomi nasional. Dengan karakter wilayah laut yang mencapai lebih dari dua pertiga dari total wilayah negara, Indonesia dinilai memiliki modal besar untuk mengembangkan sektor kelautan secara berkelanjutan sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Pendekatan ekonomi biru menekankan keseimbangan antara pemanfaatan sumber daya laut dan pelestarian ekosistem. Melalui kebijakan terarah, sektor kelautan diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir, serta menjaga keberlanjutan lingkungan.

Dalam implementasinya, terdapat sejumlah pilar utama kebijakan ekonomi biru. Pertama, perluasan kawasan konservasi laut untuk menjaga biodiversitas dan keberlanjutan ekosistem. Kedua, penerapan sistem penangkapan ikan terukur berbasis kuota guna memastikan stok ikan tetap terjaga.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pengembangan budidaya perikanan berkelanjutan serta pengelolaan kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil secara terpadu. Penanganan sampah laut juga menjadi prioritas untuk mengurangi pencemaran yang berpotensi merusak ekosistem sekaligus menekan kerugian ekonomi sektor kelautan.

Program unggulan turut disiapkan untuk memperkuat implementasi ekonomi biru. Salah satunya melalui pengembangan Kampung Nelayan Merah Putih yang ditargetkan mencapai 1.100 kampung terintegrasi hingga 2029. Program ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas nelayan sekaligus memperbaiki kualitas permukiman pesisir.

Di sisi ketenagakerjaan, pengembangan ekonomi biru juga diarahkan pada penyerapan tenaga kerja secara masif. Pada tahap awal, sebanyak 65 titik program ditargetkan mampu menyerap lebih dari 17.550 tenaga kerja di sektor kelautan dan perikanan.

Gerakan kebersihan laut juga menjadi bagian dari strategi, termasuk melalui program Bulan Cinta Laut yang telah berhasil membersihkan sekitar 700 ton sampah di 36 lokasi pesisir.

Secara potensi, sektor kelautan Indonesia memiliki kekuatan besar. Negara kepulauan ini memiliki sekitar 17.504 pulau dengan garis pantai mencapai 108.000 kilometer. Kekayaan biodiversitas laut tersebut mendukung berbagai sektor ekonomi seperti perikanan, industri kelautan, pariwisata bahari, hingga logistik.

Berdasarkan estimasi Bank Dunia, nilai ekonomi kelautan Indonesia diperkirakan dapat mencapai lebih dari US$280 miliar per tahun apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.

Dengan potensi tersebut, ekonomi biru dipandang tidak hanya sebagai strategi sektor kelautan, tetapi juga sebagai arah baru pembangunan ekonomi nasional yang berbasis keberlanjutan dan pemanfaatan sumber daya alam secara bijak.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________