Perlengkapan pelindung diri pun menjadi bagian tak terpisahkan dari protokol kesehatan haji tahun ini. Payung, topi bertepi lebar, dan alas kaki yang nyaman direkomendasikan digunakan setiap kali jemaah beraktivitas di luar hotel atau asrama. Langkah sederhana ini dinilai efektif menekan risiko paparan panas langsung pada tubuh.

Istirahat yang cukup juga ditekankan sebagai fondasi utama kebugaran jemaah. Tubuh yang kelelahan jauh lebih rentan terhadap dampak suhu ekstrem. Pemerintah meminta jemaah tidak memaksakan diri menjalani rangkaian ibadah sunnah yang berlebihan bila kondisi fisik belum sepenuhnya pulih.

Suci turut mengingatkan agar jemaah tidak menunda-nunda melapor kepada petugas kesehatan ketika merasakan keluhan sekecil apa pun. Penanganan dini jauh lebih efektif dibandingkan menunggu gejala memburuk di tengah keramaian jutaan jamaah dari seluruh penjuru dunia.

Selain pesan kesehatan, pemerintah juga mendorong jemaah beserta keluarga yang berada di Tanah Air untuk memanfaatkan aplikasi Kawal Haji. Platform digital ini dirancang sebagai saluran pelaporan resmi apabila jemaah menghadapi kendala atau permasalahan selama penyelenggaraan ibadah. Respons lebih cepat di lapangan diharapkan dapat diwujudkan melalui sistem pelaporan berbasis teknologi ini.