Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, JAKARTA – Pemerintah Indonesia secara resmi menyatakan duka cita mendalam atas meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei, Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, yang tewas dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel.

Menteri Luar Negeri Sugiono menyerahkan surat belasungkawa dari Presiden Prabowo Subianto kepada Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, dalam pertemuan di Jakarta, Rabu (5/3/2026).

“Melalui surat Presiden Prabowo yang ditujukan kepada Presiden Masoud Pezeshkian, Indonesia menyampaikan dukacita yang mendalam atas kepergian Ayatollah Ali Khamenei,” demikian keterangan resmi Kementerian Luar Negeri yang dirilis di Jakarta.

Pertemuan bilateral tersebut juga membahas meningkatnya ketegangan di Timur Tengah menyusul serangan militer AS-Israel terhadap sejumlah sasaran di Iran, yang kemudian memicu respons balasan dari Teheran melalui serangan rudal ke berbagai lokasi di kawasan Teluk Persia.

Dalam kesempatan yang sama, Menlu Sugiono menegaskan komitmen Indonesia terhadap prinsip-prinsip hukum internasional dan Piagam PBB, sembari mendesak semua pihak menempuh jalur diplomasi untuk menurunkan eskalasi konflik.

Kronologi Serangan dan Respons Balasan

Pada 28 Februari lalu, koalisi militer AS-Israel melancarkan operasi udara terhadap berbagai target strategis di wilayah Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban di kalangan warga sipil.

Media resmi pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa Ayatollah Ali Khamenei gugur dalam rangkaian serangan tersebut. Sebagai respons, Iran melakukan serangan balasan dengan rudal balistik yang ditembakkan ke wilayah Israel serta instalasi militer Amerika Serikat di berbagai titik di Timur Tengah.

Eskalasi militer ini terjadi bersamaan dengan berlangsungnya perundingan program nuklir Iran di Jenewa antara delegasi AS dan Iran dengan mediasi Kesultanan Oman.

Indonesia Tawarkan Fasilitasi Dialog

Menanggapi memburuknya situasi keamanan regional, Pemerintah Indonesia menyerukan penghentian segera permusuhan dan menawarkan diri sebagai fasilitator dialog antara pihak-pihak yang berkonflik untuk mengembalikan stabilitas kawasan.

Sehari sebelumnya, Selasa (3/3), Menlu Sugiono telah melakukan pembicaraan telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, untuk membahas krisis Timur Tengah dan menyampaikan kesediaan Indonesia memediasi konflik tersebut.

Kritik Mantan Pejabat Kemlu

Langkah pemerintah ini muncul setelah sebelumnya mendapat pertanyaan kritis dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal, yang mempertanyakan mengapa Indonesia tidak segera menyampaikan belasungkawa atas wafatnya pemimpin spiritual Iran tersebut.

“Kelupaan atau sengaja? Kalau sengaja, yang kita takutkan apa? Apakah yakin kita masih bebas aktif?” tulis Dino melalui akun media sosial X-nya, Rabu (4/3/2026).

Menurut Dino, ucapan belasungkawa merupakan praktik diplomatik standar ketika pemimpin negara sahabat meninggal dunia. Ia bahkan menduga sikap yang terkesan dingin dari Indonesia mungkin menjadi alasan Menteri Luar Negeri Iran menolak secara halus tawaran mediasi dari Jakarta.

“Mungkin mereka menyangsikan motivasi Indonesia, something to think about,” tambahnya.

Diplomat berpengalaman itu mengingatkan bahwa selama puluhan tahun, Iran dan Indonesia memiliki hubungan persahabatan yang solid. Kedua negara sama-sama menjadi anggota Gerakan Non-Blok, Organisasi Kerjasama Islam (OKI), D8, G77, dan BRICS.

“Memang RI sering berbeda pandangan dan posisi dengan Iran. Sistem politik serta ideologi keduanya juga berbeda. Namun Indonesia dan Iran tidak pernah berselisih. Iran punya banyak musuh, tapi tidak pernah memaksa RI untuk memusuhi musuh-musuhnya. Hubungan bilateral kami dibangun atas fondasi kerjasama, persahabatan, dan saling menghormati,” jelas Dino.

Pertanyaan Dino tentang komitmen Indonesia terhadap prinsip politik luar negeri bebas aktif kemudian mendorong pemerintah untuk segera mengambil langkah diplomatik resmi melalui penyerahan surat belasungkawa tersebut.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________