Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, MAKASSAR — Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah yang diprediksi jatuh pada 20 – 21 Maret 2026, Pemerintah Kota Makassar mengeluarkan kebijakan tegas terkait penyelenggaraan malam takbiran. Dalam imbauan resminya, warga diminta merayakan takbiran di lingkungan tempat tinggal masing-masing, tanpa melakukan konvoi kendaraan yang berkeliling di jalan-jalan protokol kota.

Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga ketertiban umum dan keamanan, sekaligus mengembalikan hakikat malam takbiran sebagai momen penuh makna spiritual, bukan sekadar perayaan yang justru menimbulkan keresahan.

Fokus di Tingkat Basis, Dilarang Konvoi di Jalan Umum

Mengutip kabarika.id, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam keterangannya menegaskan bahwa perayaan takbiran tahun ini diarahkan untuk dilaksanakan secara terpusat di tingkat kecamatan, kelurahan, serta masjid-masjid terdekat. Bentuk perayaan dengan cara berkeliling menggunakan kendaraan bermotor di jalan raya secara tegas dilarang.

“Kami mengimbau seluruh warga agar melaksanakan takbiran di lingkungan masing-masing, bukan dengan cara konvoi di jalanan. Ini adalah langkah strategis demi menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan seluruh elemen masyarakat,” tegas Munafri.

Larangan konvoi ini berlaku secara menyeluruh di seluruh wilayah Kota Makassar. Pemerintah kota khawatir aktivitas pawai kendaraan akan memicu kemacetan lalu lintas dan berpotensi menimbulkan gangguan keamanan, terutama mengingat kepadatan kendaraan yang terus meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Meski demikian, masyarakat tetap diberikan ruang untuk mengumandangkan takbir. Namun, aktivitas tersebut harus dilakukan dalam lingkup terbatas seperti di lorong-lorong permukiman, halaman masjid, atau area yang sudah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan aparat keamanan setempat.

Petasan dan Knalpot Brong Dilarang Keras

Selain melarang konvoi, Pemerintah Kota Makassar juga mempertegas larangan penggunaan petasan, mercon, dan knalpot brong yang kerap mengiringi perayaan takbiran dalam beberapa tahun terakhir.

Munafri menilai, praktik-praktik semacam itu tidak hanya membahayakan keselamatan warga, tetapi juga telah menggeser esensi malam takbiran sebagai momentum ibadah menjadi ajang hura-hura yang mengganggu ketentraman umum.

“Takbiran adalah bagian dari ibadah, bukan sekadar tradisi seremonial. Mari kita isi dengan dzikir, takbir, dan doa sebagai wujud syukur kepada Allah SWT, bukan malah menciptakan kegaduhan yang merugikan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk kembali merenungkan makna hakiki dari malam kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan. Pemkot berharap, suasana Idul Fitri tetap meriah dengan dentuman takbir dari masjid dan rumah-rumah warga, namun tanpa harus mengganggu kenyamanan publik.

Libatkan Tokoh Masyarakat dan Aparat Tingkat Bawah

Guna memastikan imbauan ini berjalan efektif, Pemkot Makassar akan melibatkan seluruh jajaran aparat pemerintahan tingkat bawah, mulai dari camat, lurah, hingga ketua RT/RW. Selain itu, tokoh masyarakat dan tokoh agama juga diminta turut serta dalam pengawasan di lapangan.

“Kami meminta peran aktif tokoh masyarakat untuk ikut mengawasi agar kegiatan takbiran berlangsung dengan tertib dan khidmat. Koordinasi antara warga dan aparat adalah kunci utama,” kata Munafri.

Warga yang hendak menggelar kegiatan takbiran secara berkelompok tetap diperbolehkan, asalkan sudah berkoordinasi dengan aparat setempat dan tidak melibatkan pawai kendaraan di jalanan umum.

Salat Idul Fitri Terpusat di Lapangan Karebosi

Sebagai informasi tambahan, Pemerintah Kota Makassar juga telah menyiapkan Lapangan Karebosi sebagai lokasi terpusat untuk pelaksanaan Salat Idul Fitri. Warga yang berdomisili di sekitar kawasan tersebut diimbau untuk melaksanakan salat berjamaah di lokasi yang telah disiapkan dengan fasilitas memadai.

“Dengan semangat kebersamaan dan ketertiban, kami yakin perayaan Idul Fitri tahun ini dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat Kota Makassar,” pungkas Munafri optimistis.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________