Maria menegaskan bahwa seluruh mobilisasi jemaah dilakukan secara terkoordinasi dengan pengawasan ketat. Aspek kenyamanan dan keselamatan menjadi prioritas utama di tengah tingginya arus pergerakan jemaah antarkota suci.
“Secara umum, proses pemberangkatan, kedatangan, serta pergerakan jemaah dari Madinah menuju Mekkah berjalan lancar, tertib, dan terus mendapatkan pendampingan petugas,” ujar Maria dalam keterangannya, Minggu, 3 Mei 2026.
Dalam perkembangan yang juga patut dicatat, rombongan perdana jemaah haji khusus turut telah tiba di Arab Saudi. Maria menyebutkan jumlah mereka mencapai 40 orang, menandai dimulainya kedatangan segmen jemaah haji jalur khusus dari Indonesia.
Fase puncak haji yang mencakup wukuf di Arafah, mabit di Muzdalifah, dan prosesi lempar jumrah di Mina menjadi momen paling krusial yang tengah dipersiapkan seluruh pihak. Pemerintah terus memperketat koordinasi agar tidak ada jemaah yang tertinggal atau mengalami hambatan logistik di saat-saat paling penting dalam perjalanan spiritual ini.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.