Ratnawati juga mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan selama di Tanah Suci. Ia menyebut bahwa setiap jemaah memiliki kondisi yang berbeda, ada yang memerlukan perhatian lebih, ada yang membutuhkan pendampingan, sehingga nilai kebersamaan menjadi fondasi penting dalam perjalanan ibadah ini.
Di balik suasana khidmat pelepasan itu, ada kabar yang cukup mengejutkan. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sinjai, Hj. Kamriati Anies, mengungkapkan bahwa kuota haji Kabupaten Sinjai tahun ini mengalami penurunan signifikan dibanding tahun sebelumnya.
Jika pada tahun lalu Sinjai mendapat jatah 224 jemaah, tahun ini angkanya hanya 44 orang. Penurunan drastis ini terjadi akibat kebijakan baru terkait pembagian kuota di tingkat kabupaten dan provinsi.
Kondisi itu membuat daftar tunggu semakin panjang. Berdasarkan data per 30 April 2026, total calon jemaah haji Sinjai yang terdaftar mencapai 6.089 orang, terdiri dari 2.164 laki-laki dan 3.925 perempuan. Dengan kuota hanya 44 kursi, masih ada 6.045 orang yang harus bersabar menunggu giliran.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.