Summarize the post with AI

MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Pemerintah Arab Saudi memperluas jangkauan layanan Mecca Route di Indonesia dengan menetapkan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar sebagai embarkasi keempat yang mendapat fasilitas jalur cepat keimigrasian. Penetapan ini berlaku tepat menjelang keberangkatan perdana jemaah haji Indonesia yang dijadwalkan pada 22 April 2026.

Mecca Route merupakan skema pemeriksaan keimigrasian terpadu yang memungkinkan seluruh tahapan—mulai dari pemindaian paspor, perekaman data biometrik, hingga pembubuhan stempel visa—diselesaikan sepenuhnya di tanah air sebelum jemaah bertolak. Ketika pesawat mendarat di Arab Saudi, para jemaah tidak lagi menghadapi antrean panjang di loket imigrasi. Mereka dapat langsung bergerak menuju bus yang mengantarkan ke penginapan.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto menyampaikan kabar tersebut usai menggelar pertemuan koordinasi dengan jajaran Kementerian Haji di Jakarta, Rabu. Ia menyebut kehadiran Mecca Route di Makassar sebagai langkah yang diharapkan mampu memperlancar arus keberangkatan jemaah dari Indonesia timur menuju Tanah Suci. Sebelum Makassar, fasilitas serupa telah lebih dahulu beroperasi di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, Bandara Adi Soemarmo Solo, dan Bandara Juanda Surabaya.

Agus memperkirakan lebih dari 65 persen jemaah haji Indonesia akan memanfaatkan skema jalur cepat ini selama musim haji berlangsung—angka yang mencerminkan betapa signifikannya peran layanan tersebut dalam menopang kelancaran ibadah jutaan warga Indonesia.



Follow Widget