Susi sebelumnya telah berperan sebagai penasihat strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Pengalaman tersebut dinilai cukup untuk memahami arah kebijakan daerah, termasuk dalam sektor ekonomi dan keuangan.

Selain itu, karakter tegas Susi dianggap mampu mendorong perbaikan kinerja Bank BJB. Dedi optimistis kehadiran Susi akan membawa perubahan positif, terutama dalam hal efisiensi dan tata kelola.

Fokus Perbaikan Kinerja Bank BJB

Dalam RUPST tersebut, pemerintah daerah menargetkan sejumlah perbaikan signifikan. Salah satunya adalah peningkatan dividen bagi pemegang saham hingga Rp900 miliar.

Selain itu, struktur organisasi bank juga akan disederhanakan. Jumlah jabatan dirancang menjadi tujuh posisi utama, dengan pemisahan tegas antara fungsi teknologi informasi dan operasional.



Follow Widget