Makassar Perketat SPMB 2026 Lewat Sistem Digital Transparan
MAKASSAR, PUNGGAWANEWS – Kota Makassar membuka babak baru dalam proses penerimaan siswa baru. Wali Kota Munafri Arifuddin menegaskan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dirancang lebih ketat, transparan, dan bebas manipulasi — sebuah respons langsung atas berbagai keluhan yang muncul pada pelaksanaan tahun sebelumnya.
Pernyataan itu disampaikan Munafri pada Kamis, 7 Mei 2026, seiring dengan dibukanya pendaftaran SPMB 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar. Proses pendaftaran berlangsung secara bertahap sepanjang Mei hingga Juni 2026.
Pembenahan dilakukan menyeluruh. Pemerintah Kota Makassar memperkuat infrastruktur digital dengan menghadirkan tiga server terpisah — masing-masing untuk jenjang TK, SD, dan SMP — guna mengantisipasi gangguan teknis yang kerap menjadi bahan keluhan warga. “Semua sistem tahun lalu kita evaluasi. Tahun ini kita pastikan tidak ada lagi alasan server down,” kata Munafri.
Salah satu terobosan terbesar tahun ini adalah peluncuran aplikasi Lontara+, platform terintegrasi yang memungkinkan orang tua memantau proses seleksi secara langsung dan real-time. Selain lewat aplikasi, layanan juga bisa diakses melalui laman resmi SPMB Makassar. Fitur yang tersedia meliputi live chat pengaduan, notifikasi otomatis via WhatsApp dan email, pengecekan data siswa, hingga pencocokan otomatis titik koordinat alamat.
Namun di balik inovasi digital itu, ada satu masalah lama yang ingin dituntaskan Munafri: praktik pemindahan Kartu Keluarga demi bisa masuk ke sekolah favorit tertentu. Fenomena ini selama bertahun-tahun menciptakan ketimpangan nyata — sekolah-sekolah unggulan penuh sesak, sementara sekolah lain kekurangan murid, Berikut Jadwalnya :
| Tanggal | Kegiatan |
|---|---|
| 12–14 Mei | Simulasi pendaftaran TK, SD, dan SMP |
| 2–4 Juni | Pendaftaran jalur non-domisili |
| 5 Juni | Pengumuman jalur non-domisili |
| 6–8 Juni | Daftar ulang dan verifikasi non-domisili |
| 9–13 Juni | Pendaftaran jalur domisili |
| 14 Juni | Pengumuman jalur domisili |
| 15–17 Juni | Daftar ulang dan verifikasi jalur domisili |
“Kami minta jangan lagi memindahkan KK hanya untuk masuk sekolah tertentu. Praktik seperti itu justru menimbulkan ketimpangan,” tegasnya. Pernyataan ini menjadi sinyal bahwa jalur domisili atau zonasi akan diawasi jauh lebih ketat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Munafri menjelaskan, pemerataan distribusi siswa menjadi salah satu prioritas utama kebijakan pendidikan Kota Makassar saat ini. Jika siswa tersebar merata, kualitas pendidikan pun diharapkan berkembang di seluruh sekolah, bukan hanya terkonsentrasi di beberapa titik.
Sistem real-time yang diterapkan dirancang bukan sekadar memudahkan pendaftaran, tetapi juga membuka ruang pengawasan publik seluas-luasnya. Transparansi menjadi kata kunci. Ketika proses dapat dipantau semua pihak, celah untuk bermain-main pun semakin sempit.
“Kalau sistemnya transparan, semua bisa mengawasi. Itu yang kita mau supaya tidak ada lagi ruang untuk permainan,” pungkas Munafri.
Lontara+, dalam pandangan Munafri, bukan sekadar produk inovasi digital biasa. Ia menyebutnya sebagai wujud komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang bersih, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh masyarakat Makassar.
SPMB 2026 Makassar kini bukan hanya soal siapa yang diterima di sekolah mana. Ini tentang bagaimana sebuah kota membangun kepercayaan publik terhadap sistem pendidikannya — satu pendaftaran dalam satu waktu.
FAQ
Apa itu aplikasi Lontara+ dan bagaimana cara menggunakannya untuk memantau SPMB 2026? Lontara+ adalah aplikasi terintegrasi yang diluncurkan Pemerintah Kota Makassar untuk mendukung transparansi SPMB 2026. Melalui aplikasi ini, orang tua dapat memantau proses seleksi secara real-time, mengajukan pengaduan lewat fitur live chat, serta menerima notifikasi otomatis melalui WhatsApp dan email. Selain aplikasi, layanan juga dapat diakses melalui laman resmi SPMB Makassar.
Apakah pemindahan Kartu Keluarga masih diperbolehkan untuk keperluan SPMB 2026 di Makassar? Wali Kota Munafri Arifuddin secara tegas meminta masyarakat tidak memindahkan Kartu Keluarga hanya demi masuk ke sekolah tertentu. Praktik ini dinilai menciptakan ketimpangan distribusi siswa dan akan diawasi lebih ketat melalui sistem pencocokan otomatis titik koordinat alamat yang terintegrasi dalam SPMB 2026.
Kapan jadwal pendaftaran SPMB 2026 di Kota Makassar untuk jenjang TK, SD, dan SMP? SPMB 2026 untuk jenjang TK, SD, dan SMP di Kota Makassar resmi dibuka dengan tahapan pendaftaran bertahap yang berlangsung sepanjang Mei hingga Juni 2026. Informasi jadwal lengkap dapat dipantau melalui aplikasi Lontara+ atau laman resmi SPMB Makassar.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.