SINJAI, PUNGGAWANEWS – Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Sinjai terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah strategis yang kini tengah dipersiapkan adalah penerapan SIBARUKI (Sama-Samaki Bangun Perumahan dan Permukiman), sebuah inovasi digital yang mengintegrasikan data perumahan, kawasan permukiman, dan pertanahan dalam satu platform.

Inovasi ini diharapkan menjadi solusi atas kebutuhan data sektoral yang selama ini masih tersebar di berbagai dokumen dan unit kerja. Dengan sistem yang terintegrasi, proses pengelolaan, pembaruan, hingga penyajian data dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien.

WhatsApp Image 2026 08 03 at 15.21.34 1 | PUNGGAWA NEWS

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sinjai mengatakan, kehadiran SIBARUKI merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern dan berbasis data.

“Melalui SIBARUKI, kami ingin menghadirkan sistem informasi yang mampu menyatukan data perumahan, kawasan permukiman, dan pertanahan secara terintegrasi sehingga dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan kebijakan yang lebih cepat, akurat, dan tepat sasaran,” ujarnya.

SIBARUKI merupakan pengembangan dari inovasi SIMPERA yang sebelumnya hanya berfokus pada pemetaan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Kini, cakupan aplikasinya diperluas sehingga mampu mengakomodasi berbagai data strategis di sektor perumahan dan permukiman.

Data yang dikelola meliputi rumah tidak layak huni (RTLH), rumah layak huni, backlog perumahan, Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU), kawasan kumuh, Program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW), ARSINUM, aset pertanahan, hingga berbagai informasi pembangunan di bidang perumahan dan kawasan permukiman.

WhatsApp Image 2026 08 03 at 15.22.14 | PUNGGAWA NEWS

Tak hanya menjadi pusat data, SIBARUKI juga dilengkapi dengan fitur pemetaan berbasis Geographic Information System (GIS), dashboard informasi, dokumentasi kegiatan, serta sistem penginputan data secara berjenjang yang melibatkan admin perangkat daerah hingga pemerintah desa dan kelurahan.

Dengan fitur tersebut, proses pemutakhiran data diharapkan berlangsung lebih cepat, akurat, dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung penyusunan program pembangunan yang berbasis kebutuhan riil di lapangan.

Saat ini, SIBARUKI telah memasuki tahap implementasi internal. DPKPP Kabupaten Sinjai tengah menyempurnakan sejumlah fitur aplikasi, menyusun pedoman teknis, membentuk admin pengelola data, serta melaksanakan bimbingan teknis sebelum aplikasi diterapkan secara penuh.

Ke depan, DPKPP juga akan memperkuat sinergi dengan perangkat daerah serta pemerintah desa dan kelurahan melalui kerja sama pengelolaan data. Langkah tersebut diharapkan mampu mendukung implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sekaligus mewujudkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan akuntabel.

Kepala DPKPP Kabupaten Sinjai menegaskan bahwa SIBARUKI tidak hanya menghadirkan sebuah aplikasi, tetapi juga menjadi fondasi dalam membangun budaya pengelolaan data yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“SIBARUKI bukan sekadar aplikasi, tetapi merupakan komitmen Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Kabupaten Sinjai dalam membangun tata kelola data yang terintegrasi, akurat, dan berkelanjutan. Kami berharap inovasi ini dapat mempermudah pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung perencanaan pembangunan daerah yang berbasis data,” pungkasnya.

Melalui inovasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Sinjai optimistis kualitas pelayanan publik di sektor perumahan, kawasan permukiman, dan pertanahan akan semakin meningkat, sekaligus menghadirkan data yang valid sebagai dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

FadelM (Biro Sinjai)



Follow Widget