JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Pasukan perdamaian Indonesia kembali berduka. Kopral Rico Pramudia, prajurit Tentara Nasional Indonesia yang bertugas di bawah bendera United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL), menghembuskan napas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Beirut, Jumat, 24 April 2026. Ia menjadi korban keempat TNI yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon.
Prajurit berusia 31 tahun itu sebelumnya mengalami luka kritis setelah markas UNIFIL di Adchit Al Qusayr menjadi sasaran tembakan pada 29 Maret 2026 lalu — insiden yang juga merenggut nyawa Kopral Dua Anumerta Farizal Rhomadhon di hari yang sama.
Melalui akun X resminya, UNIFIL menyampaikan kabar duka tersebut sekaligus ungkapan belasungkawa mendalam kepada keluarga, rekan-rekan almarhum, institusi TNI, serta pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia atas kehilangan yang disebut sebagai tragedi yang tak tergantikan ini.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Pusat Penerangan TNI Aulia Dwi Nasrullah belum memberikan tanggapan atas permintaan konfirmasi yang diajukan.





















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.