Summarize the post with AI
“Jangan langsung disanksi. Ini lebih kepada warning bahwa WFH itu bukan libur. Kalau diminta data, harus siap. Sekarang semua bisa dikirim lewat WhatsApp atau email,” tambahnya.
Munafri juga secara khusus menyoroti potensi penyimpangan yang kerap terjadi pada akhir pekan. Menurutnya, hari Jumat menjadi momen yang paling rawan karena sebagian ASN berpotensi memanfaatkan kebijakan WFH sebagai dalih untuk pulang ke kampung halaman atau bepergian keluar kota.
“Ini hari Jumat sangat rentan, orang menganggap ini kesempatan pulang kampung. Tapi kami tetap akan lakukan absensi seperti hari biasa,” tegasnya.
Dengan serangkaian penegasan tersebut, Pemerintah Kota Makassar berharap kedisiplinan ASN dapat terus terjaga di tengah penerapan sistem kerja yang lebih fleksibel, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat tidak mengalami penurunan dalam kondisi apapun.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.