Summarize the post with AI

Ketika Inggris memasuki Palestina, mereka menemukan wilayah yang 90 persen dihuni masyarakat Arab. Populasi Yahudi saat itu kurang dari 56.000 jiwa atau hanya sekitar 5 persen, sebagian besar bukan Yahudi asli Palestina.

Meski di bawah pendudukan Inggris, umat Islam masih diberi kewenangan mengelola Masjid Al-Aqsa. Antara 1922-1924, dilakukan proyek restorasi pertama abad ke-20, dan hak perwalian Al-Aqsa secara resmi diserahkan kepada calon penguasa Transyordania yang kemudian menjadi Kerajaan Yordania.

Berdirinya Israel dan Pendudukan 1967

Menjelang akhir mandat Inggris pada 1947, kepemilikan tanah oleh orang Yahudi hanya sekitar 6 persen dari seluruh Palestina. Namun Majelis Umum PBB mengusulkan pembentukan negara Yahudi yang mencakup 54 persen wilayah. Setahun kemudian, pecah perang besar disertai pembantaian dan pengusiran massal. Pada 1948, negara Israel berdiri dan menguasai 78 persen tanah Palestina, termasuk 85 persen wilayah Yerusalem. Legiun Arab Yordania menguasai Tepi Barat, termasuk Kota Tua Yerusalem dan area Masjid Al-Aqsa.

Perang 1967 membawa perubahan dramatis. Israel menduduki Yerusalem Timur secara ilegal dan mengklaim penyatuan kota sebagai bagian wilayahnyaโ€”klaim yang hingga kini ditolak masyarakat internasional. Setelah gelombang protes, Israel mengembalikan pengelolaan Masjid Al-Aqsa kepada umat Islam, namun tetap mempertahankan kontrol keamanan bersenjata di kompleks suci tersebut.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________

๐Ÿฎ
๐Ÿฎ
๐Ÿฎ
๐ŸŸข
๐ŸŸข
๐ŸŒ™ Hitung Mundur Hari Raya Idul Fitri 1447 H
0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik
PUNGGAWANEWS.COM