Gubernur Jabar Jadi Ayah Asuh Bocah 9 Tahun, Ini Faktanya

BEKASI, PUNGGAWANEWS – Bocah 9 tahun itu hanya mengangguk saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bertanya apakah ia mau menjadi anak asuhnya. Sang ibu, Nurlela, baru saja pergi untuk selamanyaโ€”meninggal dalam kecelakaan maut di perlintasan kereta api Bekasi.

Kunjungan KDM ke rumah duka bukan sekadar basa-basi belasungkawa. Ia datang dengan langkah nyata yang melampaui ekspektasi keluarga korban.

KDM Sampaikan Duka, Langsung Ambil Tindakan

Seusai menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank BJB, Gubernur Dedi Mulyadi menyempatkan diri mengunjungi keluarga Nurlelaโ€”salah satu korban kecelakaan kereta api di Bekasi. Kunjungan itu terjadi sebagai bentuk kepedulian langsung pemerintah provinsi kepada keluarga korban asal Jawa Barat, 28/04/2026.

Di hadapan keluarga yang berkumpul, KDM menyampaikan duka cita dan menyerahkan santunan. Namun ia tidak berhenti di situ.

Ternyata, KDM juga menyatakan siap menanggung seluruh biaya rumah sakit bagi korban yang masih dirawatโ€”bersama pemerintah kota setempat. Ini alasan banyak pihak menyebut kunjungan KDM bukan kunjungan seremonial biasa.

Terungkap: Bocah Yatim Itu Kini Punya Ayah Asuh

Fakta yang mengejutkan hadir saat KDM secara terbuka menawarkan anak Nurlela untuk menjadi anak asuhnya. Tawaran itu disampaikan langsung di hadapan keluarga dan kerabat yang hadir.

Sang bocah mengiyakan. KDM pun berkomitmen menanggung biaya pendidikan anak tersebut hingga dewasa. Lebih jauh, ia menempatkan dana Rp50 juta dalam deposito sebagai modal pendidikan jangka panjang sang anak.

Langkah ini menjadi perhatian luas karena melampaui bentuk santunan konvensional yang lazim dilakukan pejabat pemerintah dalam situasi serupa.

Flyover Bekasi Akan Dipercepat

Di sisi infrastruktur, KDM menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan flyover di titik perlintasan rawan kecelakaan itu. Proyek tersebut sebenarnya telah masuk daftar program provinsi dan tengah dalam tahap revisi dokumen.

“Kita percepat, mudah-mudahan tahun ini bisa segera dilelang,” ujar KDM.

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa kecelakaan ini memberi tekanan politik yang cukup kuat untuk mendorong realisasi proyek yang sebelumnya bergerak lambat.

KDM berharap kecelakaan ini menjadi yang terakhirโ€”tidak hanya di jalur kereta api, tetapi di seluruh moda transportasi di Indonesia. Harapan besar dari sebuah kunjungan yang singkat, namun penuh makna.


3. FAQ

Q: Siapa Nurlela dan mengapa kasusnya mendapat perhatian gubernur? Nurlela adalah korban kecelakaan di perlintasan kereta api Bekasi, asal Jawa Barat. Kasusnya mendapat perhatian Gubernur Dedi Mulyadi karena gugur dalam menjalankan tugas, dan berprofesi sebagai pendidik.

Q: Apa bentuk bantuan yang diberikan KDM kepada keluarga korban? KDM memberikan santunan langsung, menanggung biaya rumah sakit korban yang masih dirawat, mengangkat anak Nurlela sebagai anak asuh, menanggung biaya pendidikannya hingga dewasa, serta menempatkan dana Rp50 juta untuk deposito untuk pendidikan anak tersebut.

Q: Kapan flyover di lokasi kecelakaan Bekasi akan dibangun? Proyek flyover sudah masuk daftar program Provinsi Jawa Barat dan sedang dalam tahap revisi dokumen. KDM mendorong agar proyek bisa masuk proses lelang pada tahun ini.



Follow Widget