Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, SINJAI – Menjelang kedatangan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sinjai, Andi Azjumawangsah, mengadakan kegiatan reses dengan nuansa keagamaan di Dusun Pasisikan, Desa Bua, Kecamatan Tellulimpoe, Senin (16/2/2026).
Reses bertema Islami yang mengangkat topik “Keutamaan Ibadah Bulan Ramadhan” ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas keimanan masyarakat sekaligus menampung berbagai kebutuhan warga di basis elektoral.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Aso itu menegaskan bahwa pelaksanaan reses tidak sekadar memenuhi kewajiban administratif sebagai wakil rakyat, melainkan sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
“Momen menjelang Ramadan ini sangat strategis untuk memperkokoh nilai-nilai spiritual sekaligus menggali kebutuhan riil masyarakat, terutama yang terkait dengan sarana peribadatan dan peningkatan kesejahteraan,” kata Andi Azjumawangsah saat menyampaikan sambutan di hadapan puluhan warga setempat.
Berbagai Tuntutan Warga
Dalam forum dialog yang berlangsung terbuka dan akrab, masyarakat Desa Bua menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak yang perlu mendapat perhatian pemerintah daerah.
Beberapa poin aspirasi yang disampaikan antara lain permintaan bantuan hibah untuk Masjid Al Mukmin dalam rangka mendukung proses pembangunan dan pemeliharaan fasilitas ibadah yang sudah mulai membutuhkan perbaikan.
Selain itu, warga juga mengusulkan pembangunan sumur bor di area masjid guna memastikan ketersediaan air bersih bagi jamaah, khususnya saat pelaksanaan ibadah tarawih dan sahur di bulan Ramadan nanti.
Masalah penerangan jalan juga menjadi sorotan. Warga meminta dipasangnya lampu penerangan di lima titik strategis menuju tempat ibadah agar jamaah, terutama kaum perempuan dan lansia, merasa lebih aman saat beribadah di malam hari.
Aspek keamanan lingkungan turut menjadi perhatian. Masyarakat berharap ada penguatan pengamanan di wilayah Kecamatan Tellulimpoe, khususnya saat malam hari selama bulan suci Ramadan berlangsung.
Tidak kalah penting, warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani juga menyuarakan keresahan terkait ketidakstabilan harga hasil pertanian. Mereka berharap ada intervensi pemerintah untuk menjaga kestabilan harga komoditas agar kesejahteraan petani tetap terjaga.
Komitmen Perjuangkan Aspirasi
Merespons berbagai masukan dari masyarakat, Andi Azjumawangsah berjanji akan memperjuangkan setiap aspirasi yang terekam melalui mekanisme kelembagaan DPRD sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Semua usulan yang masuk akan kami dokumentasikan dengan baik dan kami bawa ke forum pembahasan di tingkat dewan. Kami akan pastikan setiap aspirasi ini ditindaklanjuti melalui program dan kebijakan yang relevan, khususnya yang menyangkut fasilitas keagamaan dan kesejahteraan rakyat,” ujarnya dengan tegas.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan dan penuh kekhusyukan itu ditutup dengan harapan besar dari warga agar seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan. Dengan demikian, masyarakat Desa Bua dapat menyambut Ramadan tahun ini dengan kondisi yang lebih baik, aman, serta nyaman dalam menjalankan seluruh rangkaian ibadah.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.