SINJAI, PUNGGAWANEWS – Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai menerima kunjungan kaji banding dari Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur di UPT Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Kabupaten Sinjai, Rabu (13/5/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengelolaan dan pengembangan layanan laboratorium kesehatan masyarakat di Kabupaten Luwu Timur.

Rombongan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Adnan D. Kasim, bersama Sekretaris Dinas Kesehatan, Direktur RSUD I Lagaligo, para kepala bidang, serta jajaran Labkesmas Kabupaten Luwu Timur.

Kehadiran rombongan disambut oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, didampingi Sekretaris Dinas Kesehatan, Kepala UPT Labkesmas Kabupaten Sinjai, serta jajaran terkait.

Dalam sambutannya, Andi Jefrianto Asapa menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kegiatan kaji banding menjadi momentum penting dalam memperkuat kerja sama sekaligus bertukar pengalaman antar daerah, khususnya dalam pengelolaan laboratorium kesehatan masyarakat.

“Melalui forum seperti ini, kita dapat saling berbagi pengalaman dan strategi dalam meningkatkan mutu pelayanan laboratorium, baik dari sisi manajemen, pelayanan, maupun pengembangan sistem,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu Timur, dr. Adnan D. Kasim, mengungkapkan bahwa Labkesmas Kabupaten Sinjai menjadi salah satu referensi yang ingin dipelajari karena dinilai memiliki tata kelola laboratorium yang baik.

Menurutnya, hasil dari kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi bahan pembelajaran dalam pengembangan layanan laboratorium di Kabupaten Luwu Timur.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana pengelolaan laboratorium di Sinjai, termasuk sistem pelayanan dan peningkatan mutunya, sehingga dapat menjadi inspirasi bagi daerah kami,” katanya.

Pada kesempatan itu, Kepala UPT Labkesmas Kabupaten Sinjai, Supardi, turut memaparkan berbagai aspek teknis pengelolaan laboratorium, mulai dari penerapan sistem mutu, proses akreditasi, peningkatan kualitas layanan, hingga penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD).

Ia menjelaskan bahwa penerapan BLUD memberikan fleksibilitas dalam pengelolaan layanan laboratorium sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih efektif dan profesional.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi, tanya jawab, serta peninjauan langsung ke fasilitas laboratorium untuk melihat proses pelayanan dan sistem kerja yang diterapkan di UPT Labkesmas Kabupaten Sinjai.

Melalui kegiatan ini, kedua daerah diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya di bidang laboratorium kesehatan.