JAKARTA, PUNGGAWANEWS – Kementerian Agama menyatakan komitmennya untuk turut mengawal penguatan tata kelola data dalam implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), guna memastikan bantuan gizi negara benar-benar menjangkau peserta didik di madrasah dan pesantren secara tepat sasaran.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i menegaskan bahwa institusinya menanggung tanggung jawab besar dalam program tersebut, mengingat jumlah penerima manfaat potensial dari lingkungan pendidikan keagamaan mencapai sekitar 15,6 juta jiwa, meliputi santri dan siswa madrasah di seluruh penjuru negeri.

“Kementerian Agama seratus persen mendukung dan sangat membutuhkan program MBG. Ini bukan sekadar dukungan administratif, melainkan kebutuhan nyata di lapangan agar anak-anak didik di madrasah dan pesantren mendapat asupan gizi yang lebih layak,” kata Syafi’i, Jumat, 24 April 2026.

Politisi Partai Gerindra itu mengungkapkan bahwa pihaknya tengah berbenah dari sisi sistem informasi melalui kebijakan Satu Data Kemenag. Langkah tersebut ditempuh untuk mendongkrak akurasi dan konsistensi data, sekaligus memastikan sinkronisasi lintas kementerian dan lembaga sebagai fondasi kebijakan yang dapat dipertanggungjawabkan.



Follow Widget