Summarize the post with AI

DEPOK, PUNGGAWANEWS — Suasana berbeda tampak di Kantor Urusan Agama (KUA) Kota Depok, Jawa Barat, ketika lima pasangan calon pengantin melangsungkan akad nikah secara serentak dalam satu rangkaian prosesi. Acara yang berlangsung sederhana itu justru terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Wali Kota Depok yang turut menjadi saksi.

Dalam waktu singkat, sekitar sepuluh menit, kelima pasangan secara bergantian mengucapkan ijab kabul di hadapan penghulu. Mahar yang diserahkan pun beragam, mulai dari cincin emas hingga uang tunai dengan nominal sederhana, mencerminkan esensi pernikahan yang tidak harus mewah.

Di sela prosesi, Dedi Mulyadi berdialog langsung dengan para pengantin. Ia menanyakan kesiapan ekonomi hingga rencana hidup setelah menikah. Kepada salah satu mempelai pria yang bekerja sebagai pedagang, ia menegaskan bahwa keberhasilan rumah tangga tidak ditentukan oleh kemewahan, melainkan kemampuan memenuhi kebutuhan keluarga secara halal.

Pemerintah daerah bersama sejumlah pihak juga menyalurkan dukungan konkret. Bantuan berupa peralatan rumah tangga hingga tabungan disiapkan untuk setiap pasangan sebagai bekal awal kehidupan. Nilainya mencapai Rp10 juta per pasangan, dengan skema khusus agar dana tersebut digunakan untuk kebutuhan tempat tinggal.



Follow Widget