Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah atau 2026 Masehi, pemerintah bersama sejumlah instansi terkait di Sulawesi Selatan tengah menggenjot berbagai persiapan menghadapi lonjakan arus mudik. Provinsi yang dijuluki Bumi Anging Mammiri ini diperkirakan akan menjadi salah satu tujuan mudik terbesar secara nasional tahun ini.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, pergerakan pemudik di Sulawesi Selatan diprediksi masuk lima besar nasional. Potensi perjalanan mudik, baik yang berangkat dari maupun menuju Sulawesi Selatan, tercatat relatif tinggi dibandingkan provinsi lain di Indonesia.

Pemerintah memproyeksikan sekitar 6 juta orang akan melakukan perjalanan di kawasan Sulawesi Selatan selama periode mudik Lebaran kali ini. Angka ini terdiri dari estimasi 5,36 juta orang yang akan menuju Sulawesi Selatan—setara 3,40 persen dari total pergerakan nasional. Sementara dari sisi provinsi asal pemudik, Sulawesi Selatan menempati posisi kedua secara nasional setelah Jawa Barat dan Jakarta, mengalahkan Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Banten. Ini menjadikan Sulawesi Selatan sebagai provinsi dengan jumlah pemudik terbesar di luar Pulau Jawa dengan estimasi mencapai 3,92 juta orang atau sekitar 2,7 persen dari total pergerakan nasional.

Perbaikan Infrastruktur Jalan Dipercepat

Mengantisipasi membludaknya arus mudik, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan penyelesaian perbaikan jalan nasional sepanjang 114 kilometer. Perbaikan infrastruktur ini ditargetkan rampung paling lambat 10 hari sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Fokus perbaikan diarahkan pada jalur-jalur utama yang menjadi lintasan utama pemudik. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keselamatan para pelancong yang akan melintasi wilayah Sulawesi Selatan.

307 Masjid Disiapkan sebagai Rest Area

Selain perbaikan jalan, pemerintah juga telah menyiapkan 307 masjid yang tersebar di sepanjang jalur mudik sebagai tempat istirahat bagi para pemudik yang membutuhkan tempat beristirahat. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan spiritual dan fisik bagi para pelancong.

Titik Rawan Kemacetan Jadi Perhatian Khusus

Beberapa kawasan yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas saat musim mudik menjadi perhatian khusus. Titik-titik tersebut meliputi Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, Kabupaten Gowa, serta jalur Gunung Camba yang sering mengalami kemacetan parah selama periode mudik.

Pemerintah daerah setempat bersama kepolisian dan instansi terkait tengah menyusun strategi pengelolaan lalu lintas untuk mengurai potensi kemacetan di lokasi-lokasi tersebut. Antisipasi terhadap dampak cuaca selama periode mudik juga menjadi bagian dari kesiapan yang tengah disusun.

Bandara dan Pelabuhan Perketat Kesiapan

Di sisi transportasi udara, otoritas bandara telah menyiapkan pos terpadu transportasi Lebaran yang melibatkan berbagai instansi, mulai dari otoritas bandara, maskapai penerbangan, hingga aparat keamanan. Koordinasi lintas lembaga ini bertujuan memastikan kelancaran pelayanan bagi ribuan penumpang yang akan bepergian melalui jalur udara.

Sementara itu, di kawasan Pelabuhan Makassar, kegiatan persiapan juga terus dipoles. Pihak otoritas pelabuhan bersama operator kapal telah melakukan pemeriksaan kelayakan kapal, kesiapan armada, serta fasilitas bagi penumpang. Langkah ini penting untuk menjamin keselamatan pelayaran selama masa angkutan Lebaran.

Dengan proyeksi pergerakan mencapai 6 juta orang, Sulawesi Selatan kembali membuktikan posisinya sebagai salah satu destinasi mudik utama di Indonesia, khususnya di luar Pulau Jawa. Kesiapan infrastruktur dan koordinasi antar-instansi diharapkan dapat menjamin kelancaran dan keselamatan perjalanan mudik tahun ini.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________

🏮
🏮
🏮
🟢
🟢
🌙 Hitung Mundur Hari Raya Idul Fitri 1447 H
0
Hari
0
Jam
0
Menit
0
Detik
PUNGGAWANEWS.COM