Sepanjang awal tahun 2026, rupiah hanya mencatatkan satu kali penguatan dari total sepuluh hari perdagangan. Secara kumulatif, rupiah telah melemah 1,26 persen, dengan pelemahan mingguan sebesar 0,51 persen.

Pelemahan rupiah sejalan dengan pergerakan mayoritas mata uang Asia terhadap dolar AS. Won Korea Selatan tercatat mengalami penurunan terdalam sebesar 1,12 persen, disusul rupiah dan peso Filipina. Sejumlah mata uang Asia lainnya seperti baht Thailand, dolar Singapura, yen Jepang, dolar Taiwan, dan dong Vietnam juga mengalami pelemahan.

Di tengah tren tersebut, hanya ringgit Malaysia dan yuan China yang tercatat menguat terhadap dolar AS hingga akhir pekan perdagangan.

Kondisi ini menunjukkan bahwa tekanan terhadap mata uang regional masih cukup tinggi, seiring kuatnya dolar AS di pasar global, yang turut memengaruhi stabilitas nilai tukar rupiah di dalam negeri.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________