PUNGGAWANEWS, BANDUNG– Persyarikatan Muhammadiyah menggelar resepsi Milad ke-113 di Universitas Muhammadiyah Bandung (UMB), mengusung tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa”. Acara puncak yang meriah ini dihadiri oleh tokoh nasional, pimpinan organisasi keagamaan, duta besar negara sahabat, dan ribuan warga Muhammadiyah dari berbagai daerah.
Milad ke-113 yang diperingati pada 18 November 2025 ini mendapatkan apresiasi dan ucapan selamat dari berbagai pihak, menegaskan peran sentral Muhammadiyah dalam pembangunan nasional.
- Bank BTN (diwakili Direktur Konsumer Banking, Yurandi Gafar) mengucapkan selamat Milad dan menyatakan keselarasan semangat dengan tema yang diusung. BTN berkomitmen mendukung kesejahteraan melalui penyediaan akses perumahan yang layak dan terjangkau bagi masyarakat.
- Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), melalui perwakilannya, mengapresiasi tekad Muhammadiyah yang terbukti memberikan pelayanan luas di bidang pendidikan dan kesehatan. Mereka juga menitipkan harapan agar Muhammadiyah terus mempersiapkan calon pemimpin Indonesia yang berkarakter, berintegritas, jujur, dan amanah.
- Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan bahwa Muhammadiyah adalah salah satu Ormas Islam yang tidak pernah absen dalam perjuangan untuk kesejahteraan umat dan kemajuan bangsa, menyebutnya sebagai “torehan sejarah sangat indah” selama 113 tahun.
- Duta Besar Australia dan Turki turut menyampaikan apresiasi. Duta Besar Turki, Talip Küçük, menyoroti keberhasilan Muhammadiyah sebagai gerakan sosial dan agama dalam pelayanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan. Sementara Duta Besar Australia, Roderick Brazier, bangga menjadi mitra Muhammadiyah, khususnya di bidang pendidikan dan mitigasi bencana alam.
- Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan konsistensi Muhammadiyah dalam menebarkan nilai-nilai Islam yang berkemajuan dan menjadi mitra strategis pemerintah.
Rektor UMB, Prof. Dr. Ir. Heri Suhardianto, M.Sc., yang juga bertindak sebagai Ketua Panitia Milad, menyampaikan bahwa tema “Memajukan Kesejahteraan Bangsa” adalah refleksi langsung untuk menjawab tantangan masa kini, seperti disrupsi digital dan dinamika ekonomi global.
Dalam sambutan resminya, Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengangkat tema ini untuk memperkuat dan memperluas usaha kesejahteraan yang berorientasi pada kesejahteraan sosial ekonomi yang bertumpu pada kesejahteraan spiritual dan moral, menghasilkan kesejahteraan yang utuh lahir dan batin.
Acara resepsi semakin meriah dengan berbagai persembahan seni yang memukau, menunjukkan kekayaan nilai estetika dan lokalitas Muhammadiyah.
- Milad dimeriahkan dengan Pameran Inovasi dan Teknologi yang melibatkan 71 stand dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA), UMKM Kreatif, dan industri, yang bertujuan mendorong penguasaan teknologi demi kesejahteraan rakyat.
- Atraksi seni yang ditampilkan termasuk Tari Merak dari SMK Muhammadiyah 1 Bandung dan penampilan Tari Duduk (perpaduan budaya Aceh dan Sunda) yang merupakan penghormatan kepada pahlawan nasional Cut Nyak Dhien yang dimakamkan di tanah Sunda.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, S.H., M.M., yang turut hadir dan memberikan sambutan, memuji nilai estetika lokalitas yang tinggi dalam perhelatan Milad tersebut. Resepsi ini turut dihadiri oleh Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Bapak Dr. (H.C.) Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla, dan Wakil Ketua MPR RI, Dr. Hidayat Nur Wahid, M.A., serta sejumlah menteri dan tokoh penting lainnya.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.