Summarize the post with AI
BANDUNG, PUNGGAWANEWS – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menegaskan tekadnya untuk mengubah haluan kebijakan ekonomi nasional secara mendasar. Dominasi sistem pasar bebas yang selama ini mewarnai perjalanan ekonomi Indonesia secara bertahap akan ditinggalkan, digantikan oleh model ekonomi yang berpijak pada semangat kekeluargaan dan kegotongroyongan sebagaimana diamanatkan konstitusi.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan hal itu di hadapan ratusan Perwira Siswa Pendidikan Reguler Angkatan LV Sekolah Staf dan Komando TNI, Jumat, 17 April 2026. Menurut Ferry, Undang-Undang Dasar 1945 sesungguhnya telah meletakkan fondasi yang jelas perekonomian nasional mesti dibangun di atas asas kekeluargaan dengan koperasi sebagai pilarnya.
“Para pendiri bangsa menghendaki koperasi tidak sekadar hadir sebagai pelengkap, melainkan menjadi kekuatan nyata di sektor produksi, distribusi, industri, bahkan perkreditan,” ujar Ferry dalam kuliah umum tersebut.
Untuk mewujudkan visi itu, Presiden Prabowo memberikan mandat kepada Kementerian Koperasi agar memastikan program pembangunan 83.000 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih berjalan sesuai target. Melalui program yang dikenal dengan sebutan Kopdes ini, pemerintah ingin mengembalikan koperasi ke posisi semula sebagai soko guru perekonomian nasional.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.