BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Summarize the post with AI

Sebuah riwayat klasik yang kembali diangkat Ustadz Khalid Basalamah dalam kajiannya, mengisahkan keteladanan luar biasa seorang pemuda dan ibunya yang menjadikan surga sebagai satu-satunya tujuan hidup.

Dalam dunia yang kian jauh dari nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan, sebuah kisah dari lembaran sejarah Islam kembali mengemuka dan menyentuh hati jutaan pendengarnya. Kisah ini, yang dikutip dari catatan Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah, berpusat pada sosok bernama Abu Qudamah — seorang pejuang sekaligus motivator jihad di kalangan kaum Muslimin pada masa Tabiin.

Suatu malam, sepulang dari menyampaikan ceramah yang membakar semangat warga untuk turut berjuang di jalan Allah, Abu Qudamah dikejutkan oleh suara seorang perempuan di depan pintu rumahnya. Curiga akan godaan, ia enggan membuka pintu. Namun suara itu kembali terdengar, kali ini disertai penjelasan: wanita tersebut bukan datang dengan niat buruk, melainkan ingin memberikan sumbangan untuk para pejuang.

Ketika pintu akhirnya dibuka, tampaklah seorang wanita yang mengenakan penutup diri dengan rapi. Ia menyatakan bahwa satu-satunya harta terindah yang ia miliki adalah rambutnya yang panjang dan lebat — dan ia telah memotongnya, lalu menganyamnya menjadi tali kekang kuda, agar setidaknya sebagian dari dirinya turut berjuang di medan perang.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________