PUNGGAWANEWS, NEW YORK – Pemandangan tidak biasa menghiasi jantung kota New York pada malam pertama Ramadhan, 17/02. Ribuan umat Muslim memenuhi sejumlah ruas jalan utama di Manhattan untuk melaksanakan salat tarawih berjamaah, menandai dimulainya bulan suci bagi umat Islam.
Gelombang jamaah yang membludak melampaui kapasitas masjid-masjid yang tersebar di berbagai sudut kota metropolitan terbesar di Amerika Serikat ini. Akibatnya, deretan sajadah pun terbentang memanjang di sepanjang jalan-jalan ikonik seperti Fifth Avenue dan Broadway, mengubah kawasan bisnis tersibuk menjadi tempat ibadah terbuka.
Kejadian ini dinilai sebagai tonggak bersejarah bagi perkembangan komunitas Muslim di negeri Paman Sam. Pasalnya, di negara dengan mayoritas penduduk non-Muslim, gelora spiritualitas dalam menyambut Ramadhan justru menampakkan wajah yang begitu masif dan penuh semangat.
Pelaksanaan ibadah yang berlangsung di ruang publik tersebut terlaksana dengan sangat tertib. Jamaah yang berdatangan dari berbagai wilayah di New York City dan sekitarnya menata barisan dengan rapi, menciptakan suasana khidmat di tengah hiruk-pikuk kota yang tak pernah tidur.
Aspek lain yang tak kalah bermakna adalah respons positif dari warga setempat yang tidak seagama. Sikap toleran dan penghargaan terhadap praktik keagamaan umat Islam terlihat jelas dari masyarakat sekitar yang memberikan ruang dan dukungan moral bagi berlangsungnya kegiatan ibadah tersebut.
Di tengah narasi perpecahan dan kasus-kasus intoleransi yang kerap mewarnai pemberitaan, peristiwa malam tarawih di jalanan New York ini hadir sebagai cermin bahwa keberagaman dapat dikelola dengan indah. Momen ini memperlihatkan bahwa nilai-nilai kebersamaan dan penghormatan antarumat beragama masih memiliki tempat kuat di masyarakat Amerika.
Peristiwa spiritual yang berlangsung di pusat keramaian salah satu kota paling berpengaruh di dunia ini menjadi pengingat bahwa cahaya keimanan mampu bersinar terang, bahkan di tengah gemerlapnya lampu kota dan kesibukan kehidupan urban modern.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.