BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Summarize the post with AI

Kini, narasi itu mulai dikoreksi. Pemerintah ingin menciptakan model pengasuhan kolaboratif—ayah dan ibu berbagi peran secara setara, bukan ayah sebagai “tamu kehormatan” yang hanya muncul sesekali.

“Ini bukan soal mengurangi peran ibu, tapi menambah peran ayah. Dua-duanya harus hadir dalam kehidupan anak,” tegas Ratnawati Arif.

Namun, tantangannya tidak ringan. Banyak ayah masih terjebak dalam pola pikir lama: “Urusan sekolah itu urusan istri.” Belum lagi kondisi ekonomi yang memaksa sebagian ayah bekerja dari pagi hingga malam tanpa waktu luang.

“Saya kerja di tambak, berangkat subuh pulang magrib. Mau ambil rapor anak? Susah, Pak. Kecuali majikan saya paham,” keluh Burhan, seorang ayah dari Desa Samataring yang bekerja sebagai buruh tambak.

Hadiah untuk Ayah Teladan

Untuk memotivasi partisipasi, BKKBN melalui program Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) menawarkan penghargaan kepada 10 ayah terpilih. Caranya cukup modern: unggah foto atau video saat mengambil rapor anak ke Instagram dengan tagar #GATI dan #sekolahbersamaayah, lalu tag akun resmi Kemendukbangga/BKKBN.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________