BERITA TERKINI
PUNGGAWANETWORK

Summarize the post with AI

“Anak-anak butuh sosok ayah yang terlibat, bukan yang cuma tanya, ‘Ranking berapa?’ lewat WhatsApp,” kata Nurul Hidayah, psikolog anak dari Universitas Hasanuddin yang dimintai tanggapan soal kebijakan ini.

Siapa yang Ditarget?

Edaran Bupati Sinjai menyasar ayah yang memiliki anak di semua jenjang: mulai dari PAUD, SD, SMP, hingga SMA. Tidak ada pengecualian. Baik anak kelas satu SD yang baru belajar menulis, maupun anak SMA yang sedang mempersiapkan ujian nasional—semua ayah diharapkan hadir.

Pemerintah daerah juga memberikan jaminan: ayah yang mengikuti gerakan ini berhak mendapat dispensasi dari instansi tempat mereka bekerja. Artinya, tidak ada lagi alasan “saya kerja, tidak bisa ambil cuti.”

“Kami sudah berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah dan swasta di Sinjai. Dispensasi ini bukan kemewahan, tapi hak,” ungkap Janwar, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sinjai.

Kebijakan ini mencoba menampar keras tradisi lama: pengasuhan anak adalah tanggung jawab perempuan. Selama puluhan tahun, ibu yang menghadiri rapat orang tua-guru, ibu yang mengantar anak ke sekolah pertama kali, ibu yang panik saat anak nilai matematikanya jeblok.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________