“Dengan metode retreat, kami berharap para peserta tidak hanya mendapatkan pengetahuan secara kognitif, tetapi juga mengalami transformasi dalam cara berpikir dan bertindak sebagai pemimpin. Kombinasi antara pendalaman regulasi, etika, dan nilai-nilai spiritual di bulan Ramadan akan menjadi modal kuat bagi mereka,” jelasnya.
Diharapkan, setelah mengikuti kegiatan ini, seluruh pejabat struktural Pemprov Sulsel mampu mengimplementasikan prinsip-prinsip good governance—tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, patuh terhadap regulasi, dan sepenuhnya berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik.
Program Ramadan Leadership Camp ini menjadi salah satu bukti keseriusan Pemprov Sulsel dalam mewujudkan reformasi birokrasi yang berkelanjutan dan berintegritas tinggi.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.