PUNGGAWANEWS, Di tengah dinamika ekonomi global yang semakin kompleks dan tidak menentu, Indonesia memiliki kesempatan strategis untuk mengambil posisi kepemimpinan dalam transformasi sistem moneter internasional. Dokumen ini disusun sebagai bahan pertimbangan strategis bagi para pemangku kebijakan dalam merespons pergeseran fundamental lanskap keuangan dunia.
Ketidakstabilan pasar keuangan Amerika Serikat yang ditandai dengan koreksi masif di Wall Street, pengunduran diri tokoh-tokoh berpengaruh dari dunia investasi, serta akumulasi utang nasional yang mencapai rekor historis, memberikan sinyal kuat bahwa sistem moneter berbasis mata uang fiat tanpa dukungan aset riil telah mencapai titik kritis. Kondisi ini bukan sekadar fluktuasi pasar biasa, melainkan indikasi dari pergeseran paradigma ekonomi global yang mendasar.
Indonesia, dengan posisi strategisnya sebagai ekonomi terbesar di Asia Tenggara dan anggota G20, memiliki modal untuk menjadi pionir dalam sistem pembayaran alternatif. Konsep dual currency system yang menggabungkan Rupiah dengan standar emas bukan hanya merupakan inovasi teknis moneter, tetapi juga merupakan strategi kedaulatan ekonomi yang mampu melindungi kepentingan nasional dari volatilitas eksternal.

















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.