PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Partai Gema Bangsa resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik baru di kancah politik nasional. Deklarasi tersebut digelar bertepatan dengan peringatan hari ulang tahun pertama partai yang berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, Sabtu, 17 Januari 2026.
Ketua Umum Partai Gema Bangsa, Ahmad Rofiq, menyampaikan bahwa partainya mengusung tiga visi utama sebagai dasar perjuangan politik, yakni kemandirian nasional, desentralisasi politik, serta gagasan besar bertajuk Indonesia Reborn. Kehadiran Partai Gema Bangsa dinilai menambah dinamika baru dalam peta politik nasional.
“Desentralisasi politik menjadi fokus utama perjuangan kami. Ini adalah nilai politik yang belum dimiliki partai lain dan menjadi ciri khas Partai Gema Bangsa,” ujar Ahmad Rofiq dalam sambutannya.
Deklarasi tersebut sekaligus menjadi ajang konsolidasi nasional yang dihadiri sekitar 5.000 peserta, mulai dari jajaran pengurus pusat hingga daerah, serta sejumlah tokoh politik nasional. Dalam kesempatan itu, Partai Gema Bangsa juga secara terbuka menyatakan dukungannya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju sebagai calon presiden pada Pemilihan Presiden 2029.
Selain dukungan politik, Partai Gema Bangsa juga mengusulkan Presiden Prabowo Subianto sebagai kandidat penerima Penghargaan Nobel Perdamaian. Usulan tersebut diajukan kepada Komite Nobel di Norwegia sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Prabowo dalam mendorong perdamaian dan kemerdekaan Palestina.
“Dalam konteks kebangsaan dan politik nasional, kami mendukung Pak Prabowo untuk kembali maju pada 2029. Kami juga mengusulkan beliau menerima Nobel Perdamaian atas kontribusinya dalam memperjuangkan perdamaian Palestina,” tegas Ahmad Rofiq.
Ke depan, Partai Gema Bangsa dijadwalkan akan menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) guna mematangkan strategi pemenangan politik serta memastikan kesiapan partai dalam menghadapi proses verifikasi sebagai peserta pemilu mendatang.






Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.