Mari kita kembali kepada substansi: Idulfitri adalah perayaan kemenangan spiritual, bukan parade konsumerisme. Jadikan Ramadan sebagai ladang perbaikan diri, dan jadikan Idulfitri sebagai titik tolak kebangkitan akhlak yang lebih mulia.
Taqabbalallāhu minnā wa minkum. Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.