Summarize the post with AI
Keprihatinan Soal Capaian Penerimaan Pajak
Dalam kesempatan yang sama, Purbaya mengungkapkan keprihatinannya mengenai kinerja penerimaan pajak negara yang belum menunjukkan perbaikan signifikan meski perekonomian tengah dalam fase pemulihan.
Realisasi penerimaan pajak tahun 2025 tercatat mencapai Rp917,6 triliun. Kendati angkanya terbilang besar, capaian tersebut masih belum memenuhi target yang telah ditetapkan pemerintah.
“Jangan sampai kita dikalahkan oleh pemain-pemain yang mengalahkan kita sampai sekarang. Dan jangan sampai pula nanti Presiden masih menyampaikan hal-hal seperti ini. Beliau mengungkapkan itu berkali-kali setiap meeting. Saya sedih melihatnya,” ujar Purbaya.
Menkeu menjelaskan bahwa Presiden Republik Indonesia kerap menyinggung persoalan kebocoran pajak, praktik transfer pricing, under invoicing, serta double taxation agreement (DTA) dalam sektor perpajakan selama rapat-rapat koordinasi.
“Padahal kita sedang berupaya, upaya kita harus sungguh-sungguh. Bapak-bapak, Ibu-ibu jangan main-main di pusat dan daerah. Pimpinan turun ke bawah, lihat kerja anak buahnya. Pokoknya akhir tahun saya tidak mau dengar kalimat itu lagi dari Presiden,” tegasnya dengan nada serius.
Purbaya berharap apabila kinerja pemungutan pajak (tax collection) dapat meningkat hingga 11-12 persen, maka berbagai permasalahan tersebut akan teratasi. “Tentunya kalau prestasi kita bagus dan tax collection-nya naik, alasan itu sudah hilang. Nanti kita pesta makan-makan kalau itu kejadian,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.