“Kebijakan ini juga mengganggu berbagai upaya yang tengah berjalan demi tercapainya perdamaian dan stabilitas regional,” ungkap Kementerian.
Rangkaian kebijakan yang diumumkan Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich dan Menteri Pertahanan Israel Katz mencakup pencabutan regulasi yang telah berlaku puluhan tahun yang melarang warga Yahudi mengakuisisi properti tanah di Tepi Barat, berdasarkan pernyataan gabungan kedua pejabat tersebut.
Smotrich menyatakan bahwa kebijakan ini dirancang untuk “memperkuat keberadaan kami di seluruh kawasan Tanah Israel dan menghapuskan kemungkinan terbentuknya negara Palestina.”
Sementara itu, Katz menegaskan, “Yudea dan Samaria merupakan inti dari negara kami, dan penguatan keberadaan di sana adalah prioritas utama dari perspektif keamanan, kepentingan nasional, dan ideologi Zionis.”
















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.