“Maukah aku tunjukkan kepada kalian sebuah keluarga yang dapat memeliharanya untuk kalian dan mereka dapat berlaku baik kepadanya?”

Akhirnya, Musa dikembalikan kepada ibunya sendiri untuk disusui—bahkan dengan upah dari istana.

Betapa luas rencana Allah.

Yukabat yang sebelumnya melepaskan Musa dengan hati hancur, kini menyusui anaknya kembali dalam keadaan aman. Ia belajar bahwa ketika manusia melepaskan karena iman, Allah mengganti dengan penjagaan yang lebih sempurna.

Pelajaran dari Sungai Nil

Kisah Nabi Musa bukan hanya tentang seorang nabi besar yang kelak membelah laut dan menantang tirani. Ia bermula dari seorang ibu yang berani percaya ketika rasa takut hampir menguasai segalanya.

Dari tepi Sungai Nil, kita belajar:

  • Bahwa iman kadang menuntut langkah yang tampak mustahil.
  • Bahwa kehilangan di mata manusia bisa jadi adalah penjagaan di sisi Allah.
  • Bahwa rencana Allah sering berjalan melalui jalan yang tidak kita duga.

Yukabat mengira ia sedang melepas anaknya. Padahal Allah sedang menyiapkan Musa untuk menjadi pembebas kaumnya.

Dari sungai menuju istana.
Dari ketakutan menuju kemenangan.
Dari tangis seorang ibu, lahir sejarah besar umat manusia.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________