Summarize the post with AI
Presiden menegaskan bahwa langkah Indonesia sejalan dengan amanat konstitusi, khususnya Pembukaan UUD 1945 yang menekankan komitmen untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial. Prinsip ini menjadi landasan utama politik luar negeri bebas aktif yang selama ini dijalankan Indonesia.
Dalam implementasinya, Indonesia juga menolak skema yang dinilai memberatkan, seperti kewajiban kontribusi dana besar dalam keanggotaan tertentu. Fokus utama tetap pada pengiriman pasukan perdamaian yang bertugas melindungi rakyat sipil serta membuka akses bantuan kemanusiaan.
Presiden menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa strategi Indonesia di panggung global ibarat “berenang bersama hiu tanpa dimakan hidup-hidup”. Artinya, Indonesia harus mampu berinteraksi dengan kekuatan besar dunia seperti Amerika Serikat, Rusia, China, dan negara lainnya tanpa kehilangan kedaulatan dan kepentingan nasional.
Dalam satu kata, ia merangkum arah kebijakan tersebut: perdamaian.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.