Summarize the post with AI
Berdasarkan keterangan dari pihak Iran, pada 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel dilaporkan melancarkan serangkaian serangan terhadap berbagai lokasi di Iran, termasuk ibu kota Teheran. Serangan tersebut mengakibatkan kerusakan infrastruktur serta jatuhnya ratusan korban jiwa di kalangan warga sipil.
Seruan kepada Komunitas Internasional
Menghadapi situasi ini, Kedutaan Besar Iran mendesak komunitas internasional untuk tidak tinggal diam. Boroujerdi secara khusus menyerukan kepada pemerintah Indonesia, organisasi-organisasi Islam, lembaga-lembaga hak asasi manusia internasional, serta berbagai organisasi pembela hak anak untuk mengambil sikap tegas.
“Kami mengharapkan mereka mengutuk keras tindakan biadab ini, mengambil langkah konkret untuk mengungkap kebenaran, menuntut pertanggungjawaban para pelaku, serta memastikan tragedi serupa tidak terulang kembali,” paparnya.
Dubes Iran menegaskan bahwa melindungi kehidupan anak-anak dan warga sipil adalah tanggung jawab kolektif seluruh negara dan bangsa di dunia.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Amerika Serikat atau Israel terkait tuduhan yang disampaikan oleh pemerintah Iran.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.