Summarize the post with AI

Kontrol Strategis Selat Hormuz

Selain kekuatan rudal jarak jauh, Iran juga memiliki keunggulan taktis di perairan strategis. Meski sebagian armada lautnya telah mengalami kerusakan atau ditarik ke tempat persembunyian, Iran mengandalkan baterai rudal anti-kapal yang tersebar di sepanjang garis pantai Selat Hormuz sepanjang hampir 100 kilometer.

“Satu tembakan rudal anti-kapal jarak pendek yang mengenai lambung kapal, bahkan dengan lubang sebesar bola basket di dekat garis air, sudah cukup melumpuhkan kapal perang modern,” jelas Agung.

Iran dengan cerdik mengumumkan bahwa hanya kapal-kapal sekutu Amerika Serikat yang dilarang melintas, sementara kapal negara lain bebas berlayar. Kebijakan ini mendorong banyak negara, termasuk negara-negara Eropa, untuk melakukan komunikasi diplomatik langsung dengan Tehran.

“Strategi ini membuktikan Iran tidak hanya mengandalkan hard power militer, tetapi juga mengoptimalkan soft power melalui diplomasi dan kontrol informasi. Sebaliknya, arogansi Amerika yang terlalu bergantung pada kekuatan militer tanpa memahami strategi komprehensif justru menempatkan mereka dalam posisi tidak menguntungkan,” tutup Agung.

Pengungkapan kemampuan rudal Sejjil ini memberikan perspektif baru tentang keseimbangan kekuatan militer di Timur Tengah dan dampaknya terhadap dinamika geopolitik global.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________