Summarize the post with AI
Serangan terhadap Kapal Tanker dan Fasilitas Minyak
Konflik yang awalnya berfokus pada target-target militer kini telah meluas ke infrastruktur energi. Iran merilis video serangan terhadap kapal tanker Amerika Serikat di Teluk Persia pada Rabu malam. Dua kapal tanker yang mengangkut minyak mentah terbakar setelah diserang menggunakan rudal kamikaze Iran.
Serangan terjadi di perairan Selat Hormuz, salah satu jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia. Satu orang dilaporkan tewas, sementara 38 awak kapal berhasil dievakuasi dengan selamat menggunakan sekoci penyelamat di tengah upaya pemadaman api oleh tim darurat.
Tidak hanya kapal tanker AS, sebuah kapal kargo asal Thailand yang melintasi Selat Hormuz juga menjadi sasaran militer Iran. Tiga awak kapal dilaporkan hanyut di perairan Teluk Persia menggunakan sekoci sambil menunggu pertolongan.
Perang di Timur Tengah kini telah menyasar kilang dan fasilitas penyimpanan minyak di sejumlah negara. Serangan terbaru menghantam fasilitas penyimpanan minyak di Oman, di mana api menyebar dengan cepat dan masih dalam proses pemadaman. Iran mengutuk keras serangan ini dan menyatakan sedang melakukan penyelidikan mendalam.
Selain Oman, kilang minyak di Bahrain juga meledak setelah dihantam rudal pada Senin, 9 Maret. Badan berita milik negara Bahrain mengumumkan status darurat akibat serangan rudal tersebut.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.